Home Ekonomi Jasa Penjualan Properti Wajib Miliki Tenaga Ahli Berkompeten

Jasa Penjualan Properti Wajib Miliki Tenaga Ahli Berkompeten

36
PAPARAN MATERI - Suasana kegiatan Sosialisasi Sinkronisasi Teknis Pembinaan dan Pengembangan Usaha Jasa Bisnis yang dilaksanakan Kementerian perdagangan dan Disperindag Sulteng di salah satu hotel di Kota Palu, Selasa 10 September 2019. (Foto: Arwansyah/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Usaha jasa penjualan properti alias broker properti tumbuh seiring dengan bertambahnya jumlah pelaku usaha properti dan menngkatnya kebutuhan masyarakat. Sayangnya, jumlah pelaku usaha jasa penjualan properti ini yang legal masih sangat minim.

Di Kota Palu saat ini terdapat belasan Usaha Jasa Broker Properti tapi kelengkapan legalitas usahanya masih sangat minim. Padahal, usaha jasa penjualan properti ini wajib memenuhi berbagai persyaratan yang telah ditetapkan pemerintah.

“Salah satunya adalah broker properti itu wajib memiliki minimal dua orang tenaga ahlidngan sertifikasi kompetensi,” jelas Burhan Rahman, Kepala Subdirektorat Jasa Perdagangan Distribusi dan Bisnis, Kementerian perdagangan RI pada kegiatan Sosialisasi Sinkronisasi Teknis Pembinaan dan Pengembangan Usaha Jasa Bisnis, di salah satu hotel, Selasa 10 Seprtember 2019.

Sertifikasi kompetensi bagi tenaga ahli tersebut dikeluarkan Lembaga Sertifikasi Broker Properti. Selain memiliki Surat Izin Usaha Perdagangan , kewajiban lain dari usaha jasa broker properti ini adalah mencantumkan nomor izin usaha di tempat yang mudah terlihat pada lokasi usaha.

“Usaha jasa Broker Properti ini juga wajib menyampaikan laporan kegiatan usaha ke Direktur Bina Usaha dan Pelaku Distribusi Kementerian Perdagangan,” jelas Burhan.

Legalitas usaha ini diperlukan untuk ketertiban dalam menjalankan usaha dan dalam rangka perlindungan konsumen. Selain itu, dengan legalitas usaha yang lengkap juga berkesempatan mendapatkan pembinaan, dan juga perlindungan dari pemerintah, antara lain bila terjadi perselisihan dengan konsumen.

“Keuntungan lain bila memiliki legalitas usaha yang lengkap adalah kepercayaan konsumen akan semakin baik,” terangnya.

Kegiatan Sosialisasi Sinkronisasi Teknis Pembinaan dan Pengembangan Usaha Jasa Bisnis dilaksanakan selama dua hari, sampai dengan Rabu 11 September 2019. Diikuti puluhan pelaku usaha Broker Properti dan pelaku usaha jasa pengiriman yang berada di Kota Palu. Selain pemateri dari Kementerian Perdagangan, kegiatan ini juga menghadirkan pemateri lokal.

Reporter: Arwansyah
Editor: Pataruddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here