Home Pendidikan Bantuan Pembangunan Madrasah Terdampak Masih Berproses

Bantuan Pembangunan Madrasah Terdampak Masih Berproses

42
H Kamarudin. (Foto: Moh Fadel/ Metrosulawesi)
  • Prioritas Utama Bantuan Fisik dan CBT

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tengah, Kamarudin mengungkapkan, pihaknya masih menunggu realisasi pusat terkait pembangunan Madrasah terdampak bencana di Palu, Sigi, Donggala, dan Parigi Moutong (Padagimo),

“Untuk data sudah kita masukan semua. Kemarin saya di suruh kirim kembali Madrasah yang terdampak bencana di wilayah Padagimo oleh Staf Gubernur Sulteng. Olehnya itu kita berharap ada upaya untuk pemulihan itu,” ujar Kamarudin di ruang kerjanya, Selasa, 10 September 2019.

Menurut Kamarudin, data-data kebutuhan yang diharapkan di bantu oleh pusat dan telah dikirim semuanya. Tetapi proses diturunkan anggaran itu ke Sulteng tergantung kesiapan pusat. Madrasah mana yang akan dibantu juga pusat yang tentukan.

“Bantuan dari pusat yang diberikan ke Madrasah merupakan kebutuhan yang mendesak, seperti ketika melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer  dan Ujian Akhir Madrasah Berbasis Komputer. Perangkat yang dibutuhkan adalah computer based test (CBT) yang cukup banyak,” jelas Kamarudin.

Sebab sesuai kenyataan, kata Kamarudin, beberapa tahun terakhir beberapa Madrasah masih menumpang di beberapa tempat untuk pelaksanaan ujian tersebut.

“Jadi prioritas utama kita selain bantuan fisik, kita juga inginkan adanya pemenuhan CBT itu, karena pelaksanaan ujian tidak bisa ditunda,” katanya.

Kamarudin berharap bantuan tesebut turun ke Sulteng secepatnya. Namun saat ini posisi akhir tahun, sehingga kemungkinan bantuan itu turun 2020.

“Mengenai pembelajaran di madrasah-madrasah terdampak bencana, sesuai laporan memang pembelajarannya tidak seperti sebelum terjadinya bencana, tetapi pembelajaran tetap terlaksana. Namun menyesuaikan dengan kondisi cuaca. Jika sudah terlalu panas, mungkin waktu pembelajarannya lebih di persingkat,” ujarnya.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here