Home Ekonomi Bank Indonesia Perkuat Sinergi dengan Pemangku Kepentingan

Bank Indonesia Perkuat Sinergi dengan Pemangku Kepentingan

46
KOMPAK - Pose bersama Pimpinan BI dan sejumlah tamu undangan seremoni pengukuhan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sulteng di Ballroom Hotel santika Palu Senin 9 September 2019. Dapat kami sampaikan, bahwa pada tanggal 11 Juli 2019. (Foto: Arwansya/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Keberhasilan pembangunan nasional merupakan refleksi dari pembangunan di tingkat regional. Pertumbuhan ekonomi pada triwulan I dan II 2019 tercatat tinggi sebesar 6,92% dan 6,62%. Ini menandakan bahwa proses pemulihan ekonomi, terutama pasca-bencana, berlangsung cukup baik dan perbaikan di berbagai sektor vital terus dilakukan.

“Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah yang tinggi terutama didukung oleh kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Mulai dari hasil pertanian berupa sawit dan kakao serta hasil pertambangan nikel dan gas alam yang mendorong roda perekonomian terus tumbuh,” ungkap Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Erwin Rijanto dalam sambutannya pada pengukuhan kepala Perwakilan BI Sulteng, di Ballroom Hotel Santika Palu, Senin 9 September 2019.

Menurut dia, pengembangan industri pengolahan juga memegang peranan kunci dalam membuat perekonomian daerah ini tetap tumbuh tinggi. Ekspor Sulteng saat ini merupakan yang tertinggi di Kawasan Timur Indonesia. Ekspor komoditas berbasis nikel terus tumbuh di tengah kondisi perang dagang global.

Selain itu, potensi pengembangan kawasan Industri Morowali juga diharapkan terus memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah ini.

“Dari sisi pengendalian inflasi, tingkat inflasi Sulawesi Tengah yang terkendali tidak lepas dari sinergitas Bank Indonesia bersama TPID melalui berbagai upaya serta koordinasi yang erat antar instansi terkait,” jelasnya.

Kata dia, bauran kebijakan Bank Indonesia akan semakin kami perkuat pada tahun ini. Kebijakan yang akomodatif akan terus ditempuh di bidang moneter, makroprudensial, sistem pembayaran, pendalaman pasar keuangan, dan ekonomi keuangan syariah. Pihaknya juga akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan di pusat dan daerah. Penguatan sinergi dan koordinasi ekonomi di tingkat pusat dan daerah, sinergi moneter, fiskal, perbankan, dan dunia usaha ditujukan untuk menuju ekonomi Indonesia yang lebih baik.

“Di daerah, berbagai hal perlu dilakukan untuk mendorong perekonomian, menumbuhkan perekonomian kerakyatan, dan mengentaskan kemiskinan memerlukan strategi keuangan daerah dan kebijakan di sektor rill,” sarannya.

Menurut Erwin, daerah ini memiliki banyak potensi yang bias digali dan akan menjadi tambang emas untuk mendukung perekonomian daerah. Dengan potensi serta upaya pengembangan industri dan infrastruktur yang tertata saya yakin Sulawesi Tengah akan terus berkontribusi lebih terhadap perekonomian nasional.

Selain itu, pemberdayaan sektor riil dan keuangan inklusif juga perlu dilanjutkan dengan fokus pada klaster pangan dan pengembangan UMKM serta perluasan akses keuangan bagi masyarakat. Pengembangan UMKM dilakukan dengan arah peningkatan kualitas produk yang berorientasi ekspor.

“Untuk itu, saya berpesan kepada Pimpinan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tengah yang baru untuk senantiasa memperkuat sinergi dan koordinasi dengan Pemerintah Daerah, dunia usaha, dan akademisi dalam pelaksanaan tugasnya,” harapnya lagi.

Kepala Perwakilan BI Sulteng yang lama, Miyono kini menempati pos yang baru di Kantor Perwakilan BI Daerah Istimewa Jogjakarta. Secara internal, pelantikan kepala perwakilan BI Sulteng dilakukan di Jakarta oleh Gubernur Bank Indonesia, bersama dengan 45 pimpinan satuan kerja Bank Indonesia, baik di Kantor Pusat, Kantor Perwakilan Dalam Negeri, maupun Kantor Perwakilan Luar Negeri. Hadir pada acara pengukuhan ini Gubernur Sulteng, yang diwakili Asisten Pemerintahan Umum dan Organisasi Pemprov Sulteng Mulyono dan unsur Forkopimda lainnya. Usai seremoni pengukuhan dilanjutkan dengan dialog deputi Gubernur BI dnegan stakeholder yang bertujuan untuk meningkatkan sinergi BI dengan stakeholder khususnya pimpinan lembaga perbankan dan akademisi di daerah ini.

Reporter: Arwansyah
Editor: Pataruddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here