Home Morowali Menaikkan Iuran BPJS Kesehatan Bukan Solusi

Menaikkan Iuran BPJS Kesehatan Bukan Solusi

541
Kuswandi. (Foto: Murad Mangge/ Metrosulawesi)

Morowali, Metrosulawesi.id – Ketua DPRD Kabupaten Morowali, Kuswandi mendorong Pemerintah Pusat untuk mengevaluasi kembali soal rencana yang akan menaikkan iuran BPJS Kesehatan. Karena pelayanan kesehatan bagi masyarakat bagian dari tanggung jawab Pemerintah.

“Saya tidak bicara dalam konteks setuju atau tidak. Apalagi keputusan ditempuh karena alasan menutupi devisit. Saya kira cara seperti itu bukan solusi,” terang Kuswandi ke Metrosulawesi di ruang kerjanya, Jumat 6 September 2019.

Kuswandi mengatakan kesehatan merupakan hak yang dasar dan setiap warga negara berhak mendapatkan dan memilikinya. Olehnya itu, pemerintah sangat perlu sekali mempertimbangkan ulang sebelum memutuskan BPJS Kesehatan benar-benar dinaikan.

“Pemerintah harus betul-betul matang menghitungnya bila tetap menaikannya. Jangan sampai BPJS sudah dinaikkan, sementara sistem daripada pelayanan tidak diperbaiki. Kenapa demikian, karena bisa saja ada orang yang tidak pantas memegang kartu BPJS Kesehatan tapi dia memiliki,” ungkapnya.

Soal lain kata Kuswandi, bagi masyarakat kurang mampu penerima pelayanan BPJS Kesehatan tentunya akan semakin terbebani dengan putusan itu nantinya. Masih banyak cara yang bisa diambil sekaligus tidak mengorbankan hak-hak masyarakat yang kurang mampuh.

“Pasti akan membebani, dengan angka iuran yang kecil saja sudah banyak yang menunggak, bagaimana kalau naik dua kali lipat. Kalau saya, masih banyak sektor belanja-belanja lain yang tidak terlalu penting bisa dipangkas untuk menalangi permasalahan devisit BPJS Kesehatan itu,” ujar Kuswandi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here