Home Inspirasi Inovasi Perpustakaan Keliling untuk Anak-anak

Inovasi Perpustakaan Keliling untuk Anak-anak

658
BERSAMA ANAK-ANAK - Briptu Ni Nyoman Krisda Yuliani akrab bersama ank-anak dengan program perpustakaan keliling yang digagasnya. (Foto: Ist)
  • Briptu Ni Nyoman, Satu-Satunya Bhabinkamtibmas Polwan di Polda Sulteng

Palu, Metrosulawesi.id – Istilah Bhabinkamtibmas merupakan kependekan dari Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat. Tugasnya mengemban fungsi pre-emtif dengan cara bermitra dengan masyarakat. Bhabinkamtibmas di bawah pembinaan, pengawasan dan pengendalian unit Binmas Polsek dan satuan Binmas Polres.

Personel Bhabinkamtibmas, merupakan ujung tombak dalam pelaksanaan tugas-tugas Kepolisian. Dia dituntut menguasai seluruh ilmu kepolisian, seperti di bidang lalulintas, reserse, intelijen, sabhara dan fungsi operasional lain, yang dimplementasikan dalam kehidupan masyarakat di pedesaan atau kelurahan.

Karena tugas itulah, Bhabinkamtibmas biasanya dijabat oleh anggota Polri laki-laki. Tidak demikian dengan salah satu Bhabinkamtibmas yang bertugas di Polsek Torue, Polres Parigi Moutong (Parimo). Di sini Bhabinkamtibmas dipercayakan kepada Bripda Ni Nyoman Krisda Yuliani yang akrab disapa Krisda.

Briptu Ni Nyoman Krisda Yuliani, sudah kurang lebih dua tahun menjabat sebagai Bhabinkamtibmas di wilayah desa Tolai, Kecamatan Torue, Kabupaten Parimo. Dan kinerjanya telah mendapatkan apresiasi dan sambutan yang positif dari masyarakat dimana dirinya bertugas.

Wanita kelahiran tahun 1995 ini, memang lahir di Desa Tolai, sehingga mudah beradaptasi dan dapat diterima lapisan masyarakat. Sebelum menjabat Bhabinkamtibmas, Ni Nyoman sempat dipercaya mengemban beberapa jabatan.

Polwan yang diterima sebagai polisi pada 2014 lalu itu, sempat bertugas di Satreskrim Unit PPA Polres Parimo selama satu tahun. Setelah itu, dia dimutasi ke Polsek Torue.

Dengan pengalaman tugas dan pertimbangan kemudahannya bergaul di berbagai kalangan pemuda dan orangtua, saat itu Kapolsek Torue yang dijabat oleh Iptu Aris Rangan, memberikan kepercayaan kepada Briptu Krisda untuk menjabat sebagai Bhabinkamtibmas di Desa Tolai.

Saat ini sudah memasuki dua tahun kepercayaan yang diberikan pimpinan ke dipada dirinya, tidak disia-siakan, walalu berbagai rintangan sebagai angota Polri dirinya menunjukkan kinerja yang baik dan dapat diterima oleh lapisan masyarakat di desanya.

Briptu Ni Nyoman terus melakukan aktivitas antara lain melakukan sosialisasi atau penyuluhan ke sekolah-sekolah tentang penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, tata tertib berlalu lintas dan ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik), menjadi Pembina upacara di sekolah.

Tidak itu saja, Briptu Ni Nyoman juga membuat layanan perpustakaan keliling. Inovasi yang dilakukannya ini sebagai bagian dari kepeduliannya terhadap anak-anak agar mudah mendapatkan buku bacaan.

Program Perpustakaan Keliling salah satu inovasi yang digagas oleh Briptu Ni Nyoman Krisda Yuliani. Dia berjuang dengan penuh keiklasan dan rasa ingin memajukan generasi muda di desanya agar mampu membaca dan mempunyai pengetahuan lebih. Sekaligus membina anak-anak di bawah umur dari kecenderungan bermain gudget atau bermain Game yang dapat mempengaruhi semangat belajar di sekolah.

“Saya ingin memajukan anak-anak di desa dimana saya lahir agar mampu membaca dan mempunyai pengetahuan lebih,” ucapnya kepada Metrosulawesi.

Layanan Perpustakaan Keliling tidak setiap hari. Ini karena dia harus melaksanakan tugas wajib dari kantor hingga sore.

“Kegiatan pustaka keliling saya laksanakan ketika sedang tidak ada tugas di Polsek ataupun di desa, dan jarak yang rutin saya tempuh untuk mendatangai anak-anak itu biasanya 10 – 20 km, dengan menyebarangi beberapa sungai,” ungkapnya.

Apa yang dilakukan Briptu Ni Nyoman, selain bantuan buku-buku bacaan dari Dinas Pendidikan Nasional setempat, dirinya juga mengeluarkan sedikit uang sakunya untuk melengkapi buku-buku bacaan anak-anak, serta bantuan dari rekan-rekannya.

“Awalnya buku-buku itu saya beli sendiri dan bantuan teman-teman, namun sekarang sudah ada bantuan dari pemerintah,” jelasnya.

Kepada Metro Sulawesi, wanita berpostur tinggi ini mengatakan sempat dirinya merasa khawatir terkait dengan kondisi di wilayah tugasnya, yang mana Desa Tolai, Kecamatan Torue, itu masuk dalam wilayah operasi pengejaran kelompk teroris Poso (Ops Tinombala), karena Kabupaten Parimo merupakan kabupaten yang berbatasan langsung dengan wilayah kabupaten Poso. Namun, dikarenakan saat dirinya melihat anak-anak yang antusias menanti kedatanganya, rasa takut dan khawatir tiba-tiba hilang.

“Dalam melaksanakan tugas itu, biasanya saya didampingi oleh rekan Bhabinkamtibmas lainnya, jika kegiatan saya laksanakan di atas gunung yang jauh, saya didmpingi karena kegiatan yang saya laksanakan bukan hanya di sore hari, akan tetapi biasa jaga pagiatau siang disekolah-sekolah yang jauh,” tambahnya.

Dia mengatakan, masyarakat sangat merespons dan mendukung kegiatan yang dilakukannya, karena warga menyampaikan kepada dirinya, belum pernah ada Polwan yang menjadi Bhabinkamtibmas, dan tidak pernah ada Polisi yang melakukan pemembinaan atau mengajari anak-anaknya untuk membaca.

“Mereka selalu meminta saya untuk membina atau memberikan ekstrakurikuler untuk anak-anaknya, agar anak-anak mereka, lebih mudah membaca dan lebih bersemangat belajar membaca,” ucapnya.

Atas kerja kerasnya itu, Briptu Ni Nyoman mendapat apresiasi dan penghargaan dari pimpinannya. Walaupun jati dirinya sebagai seorang Polwan tetapi kinerjanya tidak kalah bersaing dengan Bhabinkamtibmas lain yang didominasi oleh Polisi pria.

Di akhir wawacara Briptu Ni Nyoman Krisda Yuliani, mengucapkan selamat Hari Jadi Polisi Wanita Republik Indonesia ke-71 tahun 2019, Dengan semangat Promoter, Pengabdian Polwan untuk masyarakat, Bangsa dan Negara.

Reporter: Djunaedi
Editor: Udin Salim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here