Home Donggala Terima Tamu Perempuan di Kamar, Penghuni Rusun Dikeluarkan

Terima Tamu Perempuan di Kamar, Penghuni Rusun Dikeluarkan

242
Rusun di Donggala. (Foto: Tamsyir Ramli/ Metrosulawesi)

Donggala, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Donggala Hapyy Sri  Handayani Noer menegaskan, seorang pekerja harian lepas (PHL) dikeluarkan  dari rumah susun (rusun). Diduga oknum PHL tersebut melakukan perbuatan tidak senonoh di kamar rusun yang ditinggalinya.

“Saya sudah adakan pertemuan menyikapi pemberitaan tersebut dan memutuskan mengeluarkannya dari rusun,”kata Happy Senin (26/8/2019).

“Kami juga sudah memanggil pelaku inisial AN, menanyakan persoalan tersebut tetapi pelaku membantah tidak melakukan apa-apa,”sebutnya.

Walaupun tidak melakukan hubuungan gelap, mantan kadis PU ini menilai tetap saja AN melanggar karena menerima tamu di batas waktu yang ditentukan.

“Walau dia tidak mengaku, tetapi AN tidak beretika karena menerima tamu di atas jam 10 malam, kalau ada tamu kan ada ruang tamu di lantai dasar? Terima di bawah saja jangan dikasi masuk di kamar. Apalagi di setiap kamar sudah kita cantumkan tatib di rusun itu,” ujarnya.

Pada Minggu (18/8/2019) oleh oknum PHL inisial AN kedapatan bersama seorang wanita. Keduanya tepergok oleh anaknya sendiri.

Oknum PHL, AN yang dihubungi membantah melakukan hubungan dengan wanita  tersebut. Menurutunya kedatangan wanita tersebut bukan karena ajakannya atau janjian tapi wanita itulah yang duluan menghubunginya.

“Kami hanya teman dan memang sudah seperti keluarga. Malam itu dia ada keperluan dengan saya tentang kuliahnya,” katanya.

“Makanya dia ke kamarku di rusun kami hanya bercerita saja di dalam kamar. Cuma memang pintu kamar saya tutup karena dia bilang dingin,”sebutnya.

An juga mengakui malam itu ada anak dari wanita tersebut mendatanginya dan menggedor pintu kamar  sehingga menimbulkan kegaduhan.

“Sekitar jam 11 malam itu anaknya batoki pintu kamar, pas saya buka pintu mereka lalu mengamuk dan menuduh saya selingkuh dengan mamanya,” kisahnya.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here