Home Ekonomi Optik Mutiara Beri Potongan Harga Ratusan Ribu

Optik Mutiara Beri Potongan Harga Ratusan Ribu

89
Optik Mutiara Palu Jalan Pue Bongo Kelurahan Pengawu Kecamatan Tatanga Kota Palu. (Foto: Fikri Alihana/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Dalam rangka menyambut hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 74. Toko kaca mata Optik Mutiara memberikan penawaran atau potongan harga bagi konsumen hingga ratusan ribu.

Owners Optik Mutiara Palu, Akrim Muliyadi menjelaskan potongan harga mulai Rp300 sampai Rp500 ribu. Menurutnya, adanya promo tersebut masyarakat yang belum memiliki kaca mata dapat membeli murah di toko Optik Mutiara Jalan Pue Bongo Kelurahan Pengawu Kecamatan Tatanga Kota Palu.

“Ini merupakan salah satu cara untuk membantu masyarakat dalam memiliki kaca mata. Disamping itu promo ini juga dapat memerdekakan warga membeli kaca mata dengan harga murah,” ujarnya, Rabu (14/8/2019).

Selain melakukan penjualan di toko, pihaknya juga memberikan pelayanan dengan mendatangi ke instansi pemerintah maupun swasta. Ia berharap dengan adanya promo ini bisa meningkatkan kembali penjualan.

“Pelayanan kita lain dari pada yang lain, sistem yang kami gunakan ialah dengan cara mensosialisasikan dan mengedukasi ke masyarakat, mulai dari kalangan siswa hingga pengusaha, serta pejabat pemerintah,” terangnya.

Ia mengungkapkan pihaknya juga menargetkan sebulan mencapai Rp60 – Rp70 juta di luar dari penjualan yang ada di toko. Sedangkan, target penjualan kaca mata ditahun ini yang harus dicapai sekitar Rp1 Miliar.

“Promo ini kadang lewat brosur, biasa juga dari masyarakat ke masyarakat. Kalau dihitung sudah banyak yang membeli kaca mata di sini dengan mengajak saudara mereka, kurang lebih sekitar ribuan orang,” katanya

Sementara itu, kata dia, masyarakat Kota Palu merasa nyaman membeli di tempat itu. Dengan harga terjangkau dan cukup murah. Sehingga, banyak yang tertarik menggunakan kaca mata berbagai model di toko tersebut.

“Harganya bervariasi tergantung merek dan tipe kaca mata. Dari harga Rp400 ribu sampai Rp1 juta. Selain itu, kami juga menawarkan pemeriksaan mata secara gratis,” jelasnya

Menurutnya, perbandingan 17 Agustus 2018 dengan tahun ini sangat berbeda jauh. Apalagi, ditambah banyak masyarakat yang mengalami kesulitan dalam ekonomi pascabencana.

“Sekarang banyak lebih mementingkan kebutuhan hidup dari pada membeli kaca mata. Salah satunya faktor karena bencana, kemudian semester l tahun 2019 baru sekitar 50% yang dicapai. Semoga di semester ll target bisa tercapai seperti kami harapkan,” tutupnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here