Home Ekonomi Dinkop UMKM Dorong Pelaku Usaha Gunakan Daring

Dinkop UMKM Dorong Pelaku Usaha Gunakan Daring

89
Eda Nur Ely. (Foto: Fikri Alihana/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Perkembangan teknologi saat ini mendorong pelaku usaha melakukan penyesuaian khusus usaha mikro di Sulawesi Tengah sangat memperluas jangkauan pasar diharuskan memanfaatkan fitur Dalam Jaringan (Daring) yang tersedia.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulteng, Eda Nur Ely mengatakan, perluasan pasar oleh daring tersebut mampu mendongkrak omzet pelaku usaha, secara tidak langsung akan menggugah perekonomian yang sempat ambruk pascabencana 28 September 2018 lalu.

“Jadi, meskipun lokasi jualannya terisolir, produknya mendapatkan kesempatan yang sama untuk dibeli oleh konsumen, tinggal caranya saja berinovasi membuat produknya secantik mungkin,” katanya, Rabu (14/8/2019).

Pemerintah juga saat ini tengah intens melakukan pelatihan-pelatihan yang mendorong perkembangan pelaku usaha. Melalui program tersebut, diharapkan pelaku usaha mampu bersaing dan memasarkan produknya hingga keluar Sulteng.

“Selain itu, ada iven-iven pameran yang melibatkan pelaku usaha, bisa kita orbitkan mana yang memang dari segi brand hingga kemasan mampu bersaing dengan yangdari luar Sulteng. Dikita banyak, hanya perlu eksplorasi lagi lebih detail, diperhatikan mana yang bisa kami gandeng,” katanya.

Selain memperluas pasar, pemanfaatan fitur daring juga dinilai dengan cepat mampu menaikkan kelas usaha dari mikro menuju kecil. Bahkan, jika dikelola dengan manajemen matang, mudah menaikkan kategori usaha hingga menengah.

“Mengingat perkembangan ilmu dan teknologi saat ini, maka para pelaku usaha dituntut untuk lebih meningkatkan kualitas produknya dan memanfaatkan teknologi untuk segala aspek usahanya khususnya menghadapi era industri 4.0,” tuturnya

Tidak bisa dipungkiri, kata dia, sektor usaha mikro menjadi salah satu penopang perekonomian, khususnya di Kota Palu. Kenaikan atas Indeks presentse ekonomi yang dihitung oleh lembaga statistik juga meliputi industri manufaktur dengan kategori Industri Mikro Kecil (IMK) juga terus menunjukkan peningkatan.

“Dengan kata lain, perputaran perekonomian yang terus bangkit itu, ada andil besar usaha mikro didalamnya. Apalagi kalau dibarengi dengan penyesuaian terhadap teknologi, itu kan yang di pinggrit-pinggir jalan itu bisa daftar langsung ke go-food,” jelasnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here