Home Sigi Rizka, Penderita Tumor Mata dapat Bantuan

Rizka, Penderita Tumor Mata dapat Bantuan

125
TERIMA BANTUAN - Nenek Rizka menerima bantuan dari OSIS SMAN 1 Donggala dikediaman di Desa Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru, baru-baru ini. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Rizki Sailla, bocah perempuan usia balita penderita tumor mata mendapat bantuan dari Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala. Bocah 2 tahun 11 bulan tersebut tinggal di Kabupaten Sigi dengan menderita penyakit yang tergolong langka karena dibagian mata.

“Alhamdulillah hari ini kami sudah menyerahkan amanah dari rekan-rekan SMAN 1 Sirenja, semoga berkah,” kata Ketua OSIS SMAN 1 Sirenja Nur Indri Azzahra di Palu, Kamis, 8 Agustus.

Indri mengatakan bantunan yang diserahkannya merupakan sumbangan keluarga besar SMAN 1 Sirenja, Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Sirenja, SMPN 3 Sirenja dan sebagian warga Sirenja yang sangat antusias ingin membantu meringankan beban keluarga Rizka Sailla.

“Terima kasih kepada semua pihak yang mempercayakan kami untuk menyerahkan bantuan ini kepada keluarga Riska,” ucapnya.

Indri yang didampingi salah satu gurunya, Fuad mengaku menyerahkan santunan tersebut langsung kepada Nenek Rizka di rumahnya dua hari lalu di Desa Pombewe, Kecamatan Sigi Biromaru. Adapun Rizka bersama kedua orang tuanya saat ini masih berada di Makassar untuk menjalani perawatan medis.

“Kami serahkan sama neneknya yang saat ini menjaga rumahnya. Kami titip saja semoga Riska cepat sembuh,” tambah Indri.

Rizka Sailla merupakan putri pasangan Ahmad Rusdianto dan Sri Wahyuni yang terlahir dari keluarga tak mampu. Ia menderita penyakit langka pada bagian bola mata yang dideritanya sejak tahun 2017 lalu. Sebelumnya, Ahmad Rudianto menyampaikan, kesembuhan anaknya belum terwujud karena faktor ekonomi.

Sebelumya Rizki sempat menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Umum (RSU) Anutapura Palu, Jumat, 26 Juli 2019. Rizki juga sempat telah menjalani pemeriksaan di RSUD Undata Palu.

“Alhamdulillah, Rizka tadi sudah selesai diperiksa sama dokter. Tadi dilakukan rontgen mata dengan pengambilan sampel darah. Dokter katakan hasilnya akan diketahui besok (hari ini-red),” kata Ahmad, yah Rizka saat dihubungi Metrosulawesi melalui ponselnya, Jumat, 26 Juli 2019.

Ahmad berharap anak semata wayangnya itu tidak dirujuk ke Makassar.

“Kami keluarga inginnya Rizka tidak dirujuk ke Rumah Sakit di Makassar, karena biayanya pasti besar. Ingin diobati di sini saja, dokter yang di Makassar ke Palu,” katanya.

Selama menjalani pemeriksaan dokter, Rizka tetap tenang.

“Dia sama sekali tidak mengeluh. Termasuk ketika dokter memasang perban di bagian matarnya, dia tidak menangis,” kata Ahmad.

Ahmad yang sehari-hari bekerja sebagai honorer di Dinas Pertanian Sigi ini mengungkapkan keluarganya sangat membutuhkan bantuan dari para dermawan.

“Saat ini terus terang kami tidak punya uang untuk berangkat ke Makassar bawa Rizka berobat. Biaya makan di sana pun kami susah tanggulangi. Sekiranya ada masyarakat yang bias membantu, tentunya kami sangat bersyukur sekali,” katanya.

Sementara itu, Sri Wahyuni, Ibunda Rizka mengungkapkan bahwa buah hatinya jarang mengeluhkan tumor yang dideritanya.

“Anak saya sabar, jarang menangis meski matanya bengkak, sabar. Biasanya kalau dia rasa sakit, dia hanya langsung memeluk saya atau bapaknya,” kata Sri.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here