Home Politik Amin: Nilai Tambah Cengkeh Alternatif Ekonomi Tolitoli

Amin: Nilai Tambah Cengkeh Alternatif Ekonomi Tolitoli

91
Mohammad Amin. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Bakal calon Bupati Tolitoli, Mohammad Amin mengungkapkan salah satu fokus utama yang akan dia lakukan bila terpilih akan mengembangkan nilai tambah Cengkeh dalam bentuk Kawasan Industri Cengkeh Tolitoli (KICT).

“Cengkeh sebetulnya punya potensi pengembangan nilai tambah seperti minyak atsiri, dan itu harus menghadirkan tekhnogi,” ujar tokoh muda asal Dampal ini.

Menurut Amin, Tolitoli adalah daerah lumbung cengkeh yang hampir sebagian besar penduduknya berstatus sebagai petani dan pekerja cengkeh.

Masalahnya kata dia, petani dan pedagang Tolitoli terhambat maju karena rantai pasokan cengkeh yang amat panjang.

“Solusi untuk pengembangan nilai tambah cengkeh hanya satu, menghadirkan tekhnologi berbasis kawasan industri. Jadi para pelaku usaha nantinya akan kita yakinkan untuk menanamkan modalnya dalam kawasan industri dengan jaminan fasilitas dari Pemerintah daerah,” ujar Amin.

Tanpa kebijakan yang ambisius semacam ini, Kabupaten Tolitoli tidak akan mengalami kemajuan signifikan dalam 10 hingga 20 tahun ke depan. Sebab kata dia, Cengkeh sebagai basis ekonomi utama tidak memberikan kepastian harga dan nilai tambah.

Selain itu kata kader partai Nasdem ini, merencanakan pengwilayahan komoditi untuk bisa menjamin kualitas dan kuantitas produk serta menyiapkan pembiayaan khusus sektor pertanian dan jaminan pasar.

“Ini menjadi salah satu tekad saya maju Bupati. Saya prihatin dengan kondisi Tolitoli, diusianya yang seharusnya sudah menjadi daerah maju,” pungkasnya.

Reporter: Elwin Kandabu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here