Home Ekonomi

Perbankan Syariah Terus Mendongkrak Ekonomi Daerah

135
Bambang Haryo Nugroho. (Foto: Fikri Alihana/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Perbankan syariah saat ini mulai diperhitungkan dalam sektor perbankan. Bahkan perbankan syariah dinilai sangat berpotensi menarik nasabah, khususnya yang beragama islam. Sehingga, dapat mendongkrak perekonomian khususnya di daerah.

Demikian disampaikan Branch Manager Bank Muamalat Cabang Palu, Bambang Haryo Nugroho kepada Metrosulawesi, Sabtu (13/8/2019). Menurutnya, banyak yang menarik menadi nasabah perbankan syariah, karena perbankan syaraiah kini memiliki berbagai program pembiayaan tersertifikasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) sesuai syariat islam.

“Masih butuh sosialisasi dari pelaku ekonomi Islam sendiri dan didukung kesadaran menjalankan ajaran agama secara penuh. Kalau Islam mau dijalankan dalam kehidupan, maka konsep ekonomi Islam itu akan mudah berjalan,” tuturnya.

Pihaknya mengajak Bank Indonesia sebagai lembaga sentral yang independen untuk meningkatkan peran bersama semua pihak baik pembuat kebijakan, pelaku ekonomi, maupun dunia pendidikan dengan memperkuat pendidikan ekonomi keuangan syariah demi meningkatkan literasi publik tentang ekonomi keuangan syariah.

“Harapannya semua stakeholder secara nyata berkontribusi dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah secara global dan nasional dan kordinasi langkah-langkah kongkrit untuk mensinergikan pengembangannya,” imbuhnya.

Ia menjelaskan salah satu faktor kunci keberhasilan dalam pengembangan ekonomi syariah yakni perlu dukungan penuh dari pemerintah dan harus ada pernyataan dimana ekonomi syariah sebagai ekonomi nasional.

“Ekonomi syariah di Indonesia ini sebagai motor pergeraknya ada. Sebab, lembaga keuanga syariah saat ini adalah konsep gotong royong dan tolong menolong yang menjadi prinsip syariah dan itu tetap diterapkan,” ujarnya.

Menurutnya, ekonomi dan keuangan syariah diyakini memiliki prinsip yang menekankan nilai etika, keadilan dan kesetaraan, potensinya sangat besar untuk dikembangkan demi pertumbuhan berkelanjutan.

“Di banyak negara yang bukan mayoritas muslim mampu untuk mengembangkan ekonomi keuangan syariah sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru, sayangnya di indonesia masih banyak tantangan dalam perkembangannya,” katanya.

Meski demikian, para penggiat perbankan syariah tidak harus jumawa atas penilaian itu. Meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah kepada masyarakat dinilai masih sangat dibutuhkan sehingga kedepan bukan tidak mungkin sektor syariah dapat melampaui konvensional.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas