Home Palu

Lembaga Adat Pengawu Rancang Penerapan Givu

223
FOTO BERSAMA - Pengurus Lembaga Adat Pengawu saat foto bersama usai pertemuan dengan pemerintah Kelurahan setempat. (Foto: Humaspemkot)

Palu, Metrosulawesi.id – Pada pertemuan dengan pengurus Lembaga Adat Pengawu, Rabu 31 Juli 2019, Lurah Pengawu, Mansur S.Sos mengatakan bahwa Lembaga Adat adalah lembaga yang menyelenggarakan fungsi Adat Istiadat, dan memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah.

Kata dia, kelembagaan adat Kelurahan Pengawu merupakan organisasi yang berkedudukan sebagai lembaga kemasyarakatan yang menjadi mitra pemerintah dalam memberdayakan, melestarikan dan mengembangkan adat istiadat lokal.

Dikatakannya, lembaga adat di wilayah Kelurahan Pengawu saat ini sudah mengadakan penentuan struktur kepengurusan.

“Diketuai oleh Bapak Arwan dengan susunan struktur terdiri dari Balengga Nu Ada, Pouki Nu Ada, Polisa Nu Ada, Pila-pila Nu Ada serta Suro Nu Ada, dengan total jumlah pengurus 15 orang,” ungkap Mansur.

Mansur mengatakan saat ini Lembaga Adat Pengawu fokus menginventarisir norma dan hukum adat melalui musyawarah adat serta merancang dan menetapkan givu atau sanksi pelanggaran adat. Nantinya, Lembaga Adat juga akan disinergikan bersama Satgas K5.

“Pengurus Lembaga Adat akan bersinergi bersama Satgas K5 dalam pemberian sanksi adat kepada pelaku pelanggaran aturan,” ujarnya.

Lurah Mansur mengatakan, Lembaga Adat Kelurahan Pengawu diharapkan dapat meningkatkan rasa kepedulian warga tentang pentingnya menciptakan lingkungan bersih, aman, tertib, indah dan nyaman. Menurutnya, terbentuknya Dewan Adat tersebut sebagai bentuk perwujudan visi Kota Palu saat ini yaitu menjadikan Palu sebagai kota jasa yang berbudaya dan beradat, serta berfokus pada perwujudan nilai kekeluargaan, kegotongroyongan serta toleransi.

Reporter: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas