Home Hukum & Kriminal Peredaran Narkoba di Sulteng dari Tatanga

Peredaran Narkoba di Sulteng dari Tatanga

283
DIMUSNAHKAN - Barang bukti Narkoba jenis Sabu seberat 3,5 Kg yang dimusnahkan pihak Polda Sulteng pekan lalu. (Foto: Djunaedi/ Metrosulawesi)
  • BNN Kota Palu Fokus Lakukan Persuasif

Palu, Metrosulawesi.id – Kecamatan Tatanga, Kota Palu kini menjadi perhatian Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Palu. Ini karena hampir semua narkoba yang beredar di Sulteng berasal dari wilayah itu.

Kepala BNN Kota Palu AKBP, Abire Nusu mengungkapkan secara pasti jumlah peredaran Narkoba di wilayah Kecamatan Tatanga belum diketahui, namun rata-rata sumber barang narkotika itu berasal dari wilayah Kecamatan Tatanga.

“Rata-rata setiap ada yang ditangkap kemudian ditelusuri pasti mengaku sumber barang narkoba itu dari Tatanga,” kata Abire melalui ponselnya, Rabu, 31 Juli 2019.

Kata Abire, narkoba dari Tatanga ini banyak diedarkan di beberapa daerah, misalnya dari Luwuk mengaku mengambil atau membeli barang narkoba itu dari Tatanga.

“Kami pernah tangkap di Palu orang dari Luwuk membawa barang narkoba ke Luwuk, setelah ditangkap mengakunya membeli dari Tatanga,” ungkapnya.

Kata Abire, untuk besaran narkoba di Tatanga belum ketahui secara pasti. BNN Kota Palu belum pernah membongkar kasus di Tatanga, sehingga belum bisa dijelaskan.

“Tetapi rata-rata sumber barang narkoba diakui oleh para pembeli sumbernya di Tatanga,” katanya.

AKBP Abire Nusu. (Foto: Moh Fadel/ Metrosulawesi)

Abire mengatakan mengenai omset yang didapatkan para penjual barang narkoba di Tatanga cukup besar, karena istilahnya barang masuk di Tatanga itu terbagi-bagi. Namun pihaknya belum bisa menjelaskan karena BNN belum pernah mengungkap kasus besar di wilayah itu.

“Tetapi hampir seluruh pengedar yang ditangkap melalui BNN Provinsi, Polres mengaku barangnya bersumber dari Tatanga,” ujarnya.

Abire mengungkapkan untuk jenis narkoba yang dijual di Tatanga adalah jenis sabu-sabu, sumber narkobanya itu berasal dari Kalimantan dan sesuai informasi yang di dapatkan BNN Palu melalui jalur laut pengiriman barang tersebut.

“Pada umumnya pasti barang itu masuk dari Cina kemudian masuk Malaysia, kemudian masuk ke Kalimantan, ada juga yang dikirim lewat penitipan barang dan pernah diungkap oleh Polda,” ungkapnya.

Kata Abire, saat ini BNN sedang berupaya sehingga pada tanggal 26 Juli kemarin Walikota Palu sudah mencanangkan bahwa Tatanga menjadi Kecamatan Bersih dari Narkobal (Bersinar).

“Insya allah kita akan melakukan langkah-langkah persuasif, jika memang nanti harus represif maka kita akan lakukan, karena istilahnya kita mengajak warga Palu agar hijrah yang tadinya pengedar bisa hijrah meninggalkan itu dengan melakukan usaha lain, tentunya memang harus bekerjasama semau elemen dalam berperan memberantas narkoba,” ujarnya.

Abire mengatakan perlu ada dukungan dari Pemerintah Kota, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Adat dan masyarakat pada umumnya harus menyadari bahwa yang dilakukan itu merusak generasi.

“Olehnya itu harapan kami bagaimana Tatanga ini bisa bersih dari Narkoba,” ungkapnya.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Udin Salim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here