Home Ekonomi Program Gadai Tupperware Masih Satu Persen

Program Gadai Tupperware Masih Satu Persen

34
Pelayanan di Kantor Pegadaian. (Foto: Fikri Alihana/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Sejak diberlakukannya program pegadaian Tupperware setahun lalu secara nasional, program tersebut masih terbilang kecil untuk wilayah Kota Palu yaitu diangka 1%.

Kepala Pegadaian Cabang Palu Barat, Moh Kuslan mengatakan untuk program ini memang dikhususkan untuk para ibu rumah tangga (IRT). Namun, kondisi pascabencana membuat jaminan gadai Tupperware menurun.

“Tahun lalu para ibu rumah tangga menggadaikan Tupperware sampai 100 nasabah, tapi tahun ini turun menjadi 50 nasabah, kemungkinan karena kondisi pascabencana, makanya menurun untuk program ini,” katanya, Senin (15/7/2019).

Menurutnya, pihaknya telah melakukan sosialisasi, edukasi dan literasi terkait dengan hal ini. Tetapi, kata dia, pemilik barang Tupperware hanya dari kalangan tertentu saja.

“Mungkin komunitas barang jaminan Tupperware adalah orang dari kalangan tertentu, otomatis kita tidk bisa mengoptimalkan kondisi yang ada, masalahnya ini terkait produk atau brand dari salah satu merek barang,” ujarnya.

Dikatakan, pinjaman maksimal Rp500 ribu dan masa pelunasan maksimal 2 bulan, maka akan masuk KCA Prima. Sementara, untuk pinjaman Tupperware sendiri, nantinya akan ditaksir sesuai dengan kondisi barang yang sudah berapa kali pakai.

‘’Maka, peminjam tak akan dikenakan bunga alias nol persen, Apakah sudah ada yang lecet dan melihat kondisi harga pasar, baru akan dikalikan persentase sehingga dapatlah harga uang yang akan dipinjamkan ke pegadai barang,’’ ujarnya menambahkan.

Ia berharap kepada nasabah yang menggadaikan barang berupa Tupperware agar menggunakan dana bersifat produktif. Sehingga, bisa bermanfaat untuk ke depannya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here