Home Pendidikan Pemprov Harus Pastikan Kualitas Pendidikan Merata

Pemprov Harus Pastikan Kualitas Pendidikan Merata

77
Ibrahim A Hafid. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Anggota Komisi IV DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng), Ibrahim A Hafid, mengapresiasi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Sulteng berjalan lancar meskipun menggunakan sistem zonasi. Namun demikian, pemerintah harus memberikan pelayanan pendidikan yang berkualitas kepada seluruh siswa secara merata.

Kepada Metrosulawesi beberapa hari lalu, Ibrahim, mengkritisi belum meratanya kualitas pendidikan diseluruh sekolah, khususnya tingkat SMA. Disisi lain, zonasi membatasi siswa diluar zona untuk mencari sekolah dengan infrastruktur pendidika yang lebih baik.

“Pemerintah provinsi khususnya dinas pendidikan, harus memberikan jaminan kepada seluruh siswa bahwa kualitas pendidikan yang siswa terima sama dengan sekolah lain, utamanya sekolah yang selama ini dianggap menjadi unggulan,” tegas Ibrahim.

Tidak bisa dipungkiri lanjut Ibrahim, infrastruktur pendidikan dibeberapa sekolah masih sangat lemah, baik sarana dan prasarananya maupun jumlah gurunya. Sistem zonasi yang dipakai saat PPDB mestinya menjadi catatan bagi dinas pendidikan dalam menyusun anggaran belanja. Perbaikan dan peningkatan kualitas pendidikan mesti tergambar jelas dalam draf anggaran yang diajukan dinas pendidikan nanti.

“Komisi IV pastinya akan memantau detil pengajuan anggaran dinas pendidikan. Anggaran belanja dinas pendidikan harus memberikan gambaran peningkatan dan pemerataan kualitas pendidikan yang diterima seluruh siswa, baik di Kota Palu maupun didaerah lain, utamanya daerah-daerah terpencil,” tutur Ibrahim.

Politisi partai Nasdem ini mengaku akan mengusulkan kepimpinan Komisi IV DPRD Sulteng untuk melakukan Sidak (Inspeksi mendadak) terkait PPDB. DPRD harus memastikan bahwa seluruh aturan PPDB dijalankan dengan benar oleh sekolah.

“Saya akan mengusulkan kepada teman-teman komisi IV untuk melihat langsung fasiltas pendidikan disekolah, khsusnya SMA dan SMK. Jangan sampai sistem zonasi justru mendiskriminasikan sekolah-sekolah tertentu. Kami akan memastikan bahwa dinas pendidikan benar-benar memberikan kualitas pendidikan merata diseluruh sekolah,” tegasnya.

Untuk mencapai pendidikan berkualitas, komisi IV akan memberikan dukungan kepada dinas pendidikan khususnya dari sisi anggaran.

“Untuk anggaran 2020, saya berharap orientasi dinas pendidikan benar-benar untuk pemerataan kualitas diseluruh sekolah, termasuk distribusi gurunya. Tidak boleh adalagi sekolah yang perlakuannya berbeda satu dengan lainnya, baik itu diperkotaan maupun di pedesaan,” tandasnya.

Reporter: Elwin Kandabu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here