Home Palu Pemkot Berupaya Bangun 127 Huntap di Balaroa

Pemkot Berupaya Bangun 127 Huntap di Balaroa

52
BERI KETERANGAN - Walikota Palu, Hidayat memberikan penjelasan kepada sejumlah wartawan di acara peletakan batu pertama pembangunan Jembatan V Palu, Rabu 10 Juli 2019. (Foto: Fikri Alihana/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Pemerintah Kota Palu dalam hal ini terus berupaya untuk membangun sebanyak 127 Hunian Tetap (Huntap)  bagi korban terdampak bencana alam gempa bumi dan likuifaksi di Kelurahan Balaroa Kecamatan Palu Barat.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Walikota Palu, Hidayat saat ditemui Metrosulawesi pada acara peletakan batu pertama pembangunan jembatan lima Palu, Rabu 10 Juli 2019.

Ia mengatakan pemerintah terus berjuang dan berusaha agar pembangunan Huntap di kawasan spot Center Kelurahan Balaroa bisa terealisasi tahun ini. Dengan demikian, maka warga di wilayah tersebut dapat merasa legah dengan hal itu.

“Kita akan terus mencari pendonor dana yang ingin membantu bangun Huntara di sana (Balaroa), Insyaallah dalam waktu dekat kami akan bangunkan Huntap secepatnya, kemungkinan bisa mencapai 200 Huntap, tinggal menunggu dari beberapa pihak yang ingin siap membantu,” katanya.

Begitu pula dengan warga Kelurahan Petobo yang juga menjadi korban gempa bumi dan likuifaksi 28 September 2018 silam. Menurut Walikota Palu, pemerintah sudah menggeser batas area untuk pembangunan Huntap. Namun, lokasi di wilayah tersebut yang diperuntukkan bagi masyarakat korban ternyata sudah terjual sebelum bencana.

“Maka dari itu, kami pemerintah terus mengupayakan bagaimana caranya agar warga penyintas bencana bisa menikmati tempat itu, karena semua ini tidak semudah membalikkan telapak tangan,” jelasnya.

Seperti diketahui bersama bahwa sebagian wilayah di Kota Palu hancur atau porak-poranda akibat bencana. Ia menyebutkan semua itu tidak mungkin diselesaikan dengan waktu yang singkat. Oleh karena itu, pemerintah memohon sekali janganlah memprovokasi masyarakat.

“Karena ada beberapa warga datang menemui saya, baik itu di rumah maupun di kantor menyampaikan rasa empati  dan mereka mengatakan sebenarnya tidak setuju dengan adanya demo, atau upaya untuk melakukan hal-hal yang kita tidak ingin bersama,” pintanya.

Walikota Palu berharap kepada masyarakat agar tetap bergandengan tangan demi mewujudkan pembangunan kembali pascabencana. Ia juga mengimbau  bagi masyarakat korban bencana agar tetap bersabar dalam menghadapi segala cobaan.

“Mari kita bersama-sama berjuang membangun Kota Palu ke arah lebih baik. Bila kita bersatu, semuanya akan lancar dan aman, dengan sabar Insyaallah bisa menyelesaikan masalah,” tutupnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Udin Salim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here