Home Palu Umar Alattas Terpilih Sebagai Rektor Unisa

Umar Alattas Terpilih Sebagai Rektor Unisa

126
PELANTIKAN - Ketua Yayasan Alkhairaat, Prof Fadel Muhammad memandu Rektor Unisa terpilih Dr Umar Alattas mengucapkan sumpah jabatan. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Dr Umar Alattas S.Pi, M.Si, resmi dilantik sebagai Rektor Universitas Alkhairaat (Unisa) periode 2019-2023. Pelantikan berlangsung di Aula Fakultas Kedokteran Unisa, belum lama ini.

Ketua Yayasan Alkahiraat, Prof Dr Ir Fadel Muhammad mengungkapkan, tantangan yang dihadapi Unisa saat ini berbeda dengan tantangan beberapa tahun yang lalu.

“Banyak aturan baru yang dikeluarkan pemerintah untuk membenahi dan meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, sebab pendidikan di Indonesia masih sangat jauh tertinggal jika dibandingkan dengan negara lain,” ujar Fadel.

Kata dia, Unisa Palu termasuk salah satu perguruan tinggi yang bagus. Sebab di wilayah Kopertais IX ada 437 Perguruan Tinggi, dan Unisa termaksud ranking 14.

“Jadi di Sulawesi Tengah, Unisa ini nomor satu untuk seluruh perguruan tinggi swasta yang ada. Tetapi saya selalu kecewa karena orang yang mendaftar di Unisa rendah sekali jumlahnya, saya menargetkan kepada rektor baru usahakan 1000 orang pendaftar setiap kali penerimaan mahasiswa baru,” ungkapnya.

Sejauh ini, kata dia, rasanya sangat sulit untuk mencapai 1000 orang mahasiswa baru. Olehnya promosi di sekolah-sekolah harus dilaksanakan, karena selama ini promosi ke sekolah-sekolah itu sangat jarang dilaksanakan. Begitupun pendekatan dengan orang tua calon mahasiswa yang juga kurang dilaksanakan, padahal Alkhairat memiliki banyak Sekolah Menengah Atas dan Madrasah Aliyah.

“Jika hal itu dilaksanakan dengan baik, saya optimis Unisa dapat memenuhi target 1000 orang mahasiswa baru setiap kali penerimaan mahasiswa baru. Olehnya kedepan, harus dibentuk tim promosi dan pencitraan yang bertugas untuk menjelaskan kepada siswa dan orang tua siswa mengenai Unisa,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Mantan Rektor Unisa, Hamdan Rampadio, dalam pesan kesannya mengatakan, suatu perjalan pasti ada awal dan akhir. Namun kenangan selama menjadi Rektor, dirinya selalu teringat pesan yang diberikan oleh Ketua Utama Alkhairaat, bahwa seluruh kader Alkhairaat itu besar karena ditempa oleh tantangan.

“Kita besar karena tantangan, bukan melewati jalan yang mulus atau melewati sesuatu yang tidak ada apa-apanya. Tetapi, tantangan yang terbesar yang patut dicontoh itu ketika kita dihadapkan dengan pembesar Alkhairaat. Dimana kita mendengarkan upaya-upaya Ketua Utama Alkhairaat dalam membesarkan Alkhairaat tidak mudah,” katanya.

Kata dia, bukan hanya berhadapan dengan persoalan internal, persoalan dalam negeri, bahkan sampai uar negeri. Itu adalah bagian dan tantangan dalam membesarkan Alkhairaat.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here