Home Sulteng JCH Palu, Morut dan Balut Berangkat 25 Juli

JCH Palu, Morut dan Balut Berangkat 25 Juli

133
Dr Rusman Langke. (Foto: Moh Fadel/ Metrosulawesi)
  • Kanwil Kemenag Imbau Jaga Kesehatan

Palu, Metrosulawesi.id – Sebanyak 2.250 jamaah calon haji (JCH) Sulteng siap diberangkatkan. Berbeda tahun sebelumnya, tahun ini JCH Sulteng dibagi dalam lima kloter full.

“Seharusnya jumlah kuota tahun ini sebanyak 2.000 orang. Namun, karena ada tambahan dari Pemerintah Arab Saudi untuk Indonesia sebanyak 10.000, Sulteng kebagian sebanyak 250 orang,” kata Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah Dr Rusman Langke, Senin 8 Juli 2019.

Dia berharap, 2.250 JCH Sulteng itu bisa berangkat semua tahun ini, karena jika tidak berangkat nanti bisa mempengaruhi kuota yang ada di tahun-tahun berikutnya.

Rusman mengatakan, sejumlah tahapan pemberangkatan sudah siap. Termasuk Asrama Haji Transit Palu, juga sudah dipersiapkan.

“Insya allah CJH masuk di Asrama Haji Transit Palu tanggal 24 Juli 2019, para CJH ketika sudah di asrama haji akan langsung diberangkatkan ke Balikpapan, kemudian langsung diberangkatkan ke Jeddah,” kata Rusman.

Kloter pertama JCH Sulteng yang akan diberangkatkan ke Balikpapan pada 25 Juli 2019 adalah kloter 7, terdiri dari JCH asal Kota Palu 320 orang, Morut 70, dan Balut 33. Total seluruhnya sebanyak 450 JCH ditambah petugas haji sebanyak lima orang. Sehari sebelum berangkat, mereka akan masuk asrama haji Transit Palu pada 24 Juli 2019.

Rusman mengimbau, calon jamaah haji asal Sulteng agar menjaga kesehatan, para CJH tidak perlu kahwatir karena panitia penyelenggara haji Kabupaten maupun Provinsi, selalu berkoordinasi dalam rangka persiapan keberangkatan jamaah.

“Selain itu saya berahap petugas jamaah haji yang terdiri dari pembimbing ibadah haji, ketua kloter, serta para dokter dan medis, agar menjalankan tugasnya dengan sebaik-baiknya. Petugas haji harus terus berkoordinasi dan membantu jamaah baik itu di dalam negeri maupun sudah ke Jeddah, bahkan hingga kembali lagi ke tanah air,” ungkapnya.

Rusman mengatakan jika CJH sudah masuk di asrama haji diupayakan besoknya langsung diberangkatkan. CJH minimal di dalam asrama haji itu 1×24 jam, segala hal mengenai akomodasi, komsumi dan lainya telah disiapkan oleh panitia penyelenggara ibadah haji.

“Alhamdulillah pemerintah daerah tahun ini, Insya Allah membantu para jamaah haji terutama untuk transpor lokal dari Palu ke Embarkasi Haji Balikpapan,” katanya.

Sementara itu Rusman mengatakan, mengenai penyakit hepatitis pihaknya hingga saat ini belum menerima laporan bahwa ada CJH asal Sulteng mengidap penyakit tersebut.

“Namun kami yakin para dokter dan tim medis di Kab/Kota telah melakukan antisipasi, sebab CJH itu diperiksa sebanyak tiga kali, mulai dari Kecamatan, Kabupaten, hingga di Embarkasi oleh pihak dokter,” ujarnya.

Rusman berharap, penyakit hepatitis ini tidak sampai ke Sulteng, maka dari itu CJH diharapkan harus hidup bersih dan sehat sebagaimana Allah Swt sampaikan, Allah sangat mencintai orang-orang suci dan bersih.

Reporter: Mo Fadel
Editor: Udin Salim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here