Home Palu

Polres Palu Gelar Tabur Bunga di Anjungan Talise

371
Polres Palu menggelar kegiatan ziarah dan tabur bunga di lokasi bekas Anjungan Talise, yang berada di jalan Rajamoili, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Selasa 2 Juli 2019. (Foto: Djunaedi/ Metrosulawesi)
  • Hormati Personil Gugur Saat Bencana 28 September 2018

Palu, Metrosulawesi.id – Kepolisian Resor (Polres) Palu menggelar kegiatan ziarah dan tabur bunga di lokasi bekas Anjungan Talise, yang berada di jalan Rajamoili, Kelurahan Besusu Barat, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, Selasa 2 Juli 2019.

Usai kegiatan, kepada awak media Kapolres Palu, AKBP Mujianto S.IK mengatakan, pihaknya melaksanakan upacara ziarah dan tabur bunga di lokasi tersebut dikarenakan saat terjadinya bencana alam gempa bumi, tsunami dan liquifaksi 28 September 2019 lalu, Kepolisian Resor (Polres) Palu kehilangan 11 Personil terbaiknya yang gugur saat menjalankan tugas pengamanan acara peringatan Hari Ulang Tahun Kota Palu.

Kesebelas personil itu adalah Iptu Hendrik, Iptu Sarpani, Ipda Taufik Rongalaha, Aipda Mustofa, Bripka Bambang Supriyadi, Bripka Zainal Daud, Bripka Abdulah Usman Saleh, Brigadir I Gusti Kade Sukamiarta, serta tiga orang Polwan yakni Bripda Riza Mahdiya Annisa Bripda Putu Ayu Lennyaningsih dan Bripda Desak Nyoman Elia Puspitasari.

“Kesebelas personil yang gugur itu sedang melakukan pengamanan acara peringatan hari ulang tahun Kota Palu,” ucapnya.

AKBP Mujianto S.IK menegaskan, kegiatan ini merupakan salah satu penghormatan kepada mereka yang gugur saat menjalankan tugas negara, dan sebagai pengingat kepada yang masih hidup untuk dapat berbuat yang lebih baik lagi untuk bangsa ini.

Dari kesebelas personil yang gugur saat bencana itu, ada enam yang masih belum ditemukan, dan tiga diantaranya Polwan.

Upacara yang dipimpin langsung Kapolres Palu itu penuh haru dan tangis sedih dari rekan-rekan Polisi yang ikut dalam upacara, termasuk ibu-ibu bhayangkari, di lokasi dimana diperkirakan titik para korban itu bertugas saat bencana, dan di senja hari mendekati waktu saat dimana bencana alam itu meluluh lantakkan Pantai Talise.

Termasuk Bripda Anita Putri, salah satu rekan ketiga polwan yang gugur itu, yang sesaat sebelum bencana terjadi dirinya pergi dari lokasi karena akan melaksanakan ibadah sholat, tidak dapat menahan air matanya saat upacara sedang berlangsung.

Bripda Anita Putri. (Foto: Djunaedi/ Metrosulawesi)

“Saat itu saya berpamitan sama mereka untuk ibadah, karena tiga rekan saya itu dua beragama Hindu dan satunya sedang halangan, dan saat saya menuju Masjid, bencana itu terjadi,”ucapnya.

“Saya baru mengetahui teman saya ikut jadi korban besoknya, saya berusaha mencari mereka ke beberapa rumah sakit tidak ditemukan,” tambahnya.

Hadir dalam upacara itu seluruh perwira dan personil Polres Palu beserta anggota Bhayangkari Polres Palu. Kapolres Palu AKBP Mujianto SIK pun didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Palu, Irma Mujianto, meletakkan karangan bunga yang diikuti tabur bunga oleh pejabat dan personil Polres Palu serta anggota Bhayangkari.

Reporter: Djunaedi
Editor: Yusuf Bj

1 COMMENT

Ayo tulis komentar cerdas