Home Pendidikan

Walikota Cilegon Resmikan Gedung SDN 2 Biromaru

285
Walikota Cilegon, Edi Ariadi didampingi Bupati Sigi, Moh. Irwan Lapata saat melakukan pengguntingan pita pada acara peresmian SDN 2 Biromaru. (Foto: Fikri Alihana/ Metrosulawesi)

Sigi, Metrosulawesi.id –  Guna mewujudkan dan meningkatkan pendidikan di Indonesia khususnya di Sulawesi Tengah, Walikota Cilegon, Edi Ariadi meresmikan gedung Sekolah Dasar Negeri 2 Biromaru di Kabupaten Sigi, Jumat, 28 Juni 2019.

“Terima kasih atas doa masyarakat Sigi sehingga kita dapat kembali lagi bertemu, awalnya kami datang pada saat peletakan batu pertama. Sekarang sudah terbangun dan akan diresmikan,” ungkap Walikota Cilegon, Edi Ariadi dalam sambutannya.

Ia mengungkapkan gedung sekolah tersebut terdapat tujuh ruangan dan juga lengkap dengan mebel. Ia mengatakan, pembangunan gedung sekolah tersebut merupakan bentuk keprihatinan masyarakat Cilegon terhadap musibah gempa, tsunami dan likuifaksi yang terjadi di Palu, Sigi dan Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng).

“Anggaran masyarakat dan industri ini disalurkan melalui PMI Cilegon dan kerjasama di PMI Kabupaten Sigi. Alhamdulillah kepedulian masyarakat dan industri ini bisa terbangun gedung sekolah,” terangnya.

Selain di Kabupaten Sigi, Pemerintah Kota Cilegon juga memberikan bantuan kepada korban tsunami yang ada di Pandeglang Provinsi Banten. Dalam waktu bersamaan, PMI dan semua jajaran industri langsung bergerak cepat.

Ia berharap ke depan sumber daya manusia di Kabupaten Sigi pascabencana semakin meningkatkan prestasi belajar siswa terhadap bidang pendidikan.

SDN 2 Kabupaten Sigi-Biromaru merupakan salah satu sekolah yang mendapat perhatian serius pemerintah dan PMI Cilegon yang ditandai dengan peletakan batu pertama yang menelan anggaran Rp1,6 miliar.

Selain SDN 2 Sigi-Biromaru, pemerintah Cilegon juga akan membangun musala di Layana Indah, Gedung PAUD serta bantuan perahu untuk nelayan Taweli. Salah satu donatur yang memberikan bantuan yakni PT Krakatau Posco Cilegon.

Sementara Bupati Sigi, Moh. Irwan Lapata mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan bantuan dari pemerintah Kota Cilegon bersama jajaran. Selain itu, pembangunan ini sesuai dengan program nasional salah satunya mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Dengan adanya bencana melanda Sigi, khususnya sekolah ada sekitar 100 lebih yang terdampak atau mengalami kerusakan cukup parah, Alhamdulillah dengan adanya bantuan ini dapat meringankan beban dari pemerintah Kabupaten Sigi,” terangnya.

Ia mengungkapkan secara tidak langsung bantuan ini merupakan hadiah pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke – 11 bagi Kabupaten Sigi. Maka dari itu, kata Irwan, pemerintah mempunyai harapan yang baru terkait dengan bangunan sekolah tersebut.

“Di usia Kabupaten Sigi yang ke-11, kami berharap sebagai pemerintah atau manajemen yang ada di daerah, kami juga telah melakukan penguatan kordinasi pascabencana dengan pemerintah Pusat, Pemprov Sulteng maupun Kabupaten Sigi,” katanya.

Hadir pula pada acara peresmian tersebut, Ketua PMI Kabupaten Sigi, Ketua PMI Kota Cilegon, Kota PMI Provinsi Banten, Kapolres Sigi, Staf Ahli Bidang Administrasi Pembangunan provinsi Sulawesi Tengah, Ketua DPRD Kabupaten Sigi dan beberapa perwakilan dari pemerintah Kota Palu.

PMI Sulteng Apresiasi Dukungan Pemkot Cilegon

Ketua PMI Sulteng sekaligus mewakili pemerintah provinsi, Drs Moh Hidayat Lamakarate, M.si saat memberikan cendrama kepada Walikota Cilegon, Edi Ariadi. (Foto: Fikri Alihana/ Metrosulawesi)

SEMENTARA itu, Palang Merah Indonesia (PMI)  Sulawesi Tengah sangat mengapresiasi dukungan dari pemerintah Kota Cilegon.

Ketua PMI Sulteng, Moh Hidayat Lamakarate dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan bantuan dari pemerintah, industri serta masyarakat Kota Cilegon dalam pembangunan SDN 2 Biromaru pascabencana 28 September.

“Dengan anggaran senilai Rp1,6 miliar, kemudian bisa membangun sekolah sebagus dan sebanyak ini ruangannya,” katanya, Jumat 28 Juni 2019.

Kata Hidayat Lamakarate, tentu hal itu bersamaan dengan kedatangan pertama kali Walikota Cilegon pada 30 Januari 2019. Sementara, pembangunan sekolah tersebut ditargetkan hanya empat bulan atau 10 Mei 2019 telah selesai pengerjaan.

“Pada waktu pertama kali pak Edi Ariadi masih Wakil Wali Kota Cilegon, sekarang pada peresmian beliau sudah menjadi Walikota,” ujarnya

Ia menyampaikan kepada masyarakat Kabupaten Sigi bahwa patut berbangga mempunyai Bupati sekelas Moh.Irwan Lapata. Menurutnya, masih banyak konsep yang akan dilaksanakan lagi.

“Bupati Sigi ada dan bekerja untuk rakyat, apalagi pascabencana beliau selalu berusaha yang terbaik untuk rakyat, jadi ini bukan saling mengangkat nama baik, tetapi berdasarkan dengan yang terjadi dilapangan,” ucapnya

Ia berharap semoga ke depan bangunan sekolah tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat di Kabupaten Sigi. Selain itu, ia pun mengajak untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Sulawesi Tengah.

“InsyaAllah, sekolah ini dapat melahirkan tokoh- tokoh seperti Bupati, Walikota, anggota DPRD hingga TNI dan Polri. Semoga apa yang kita upayakan dan harapkan melalui wahana belajar dapat terus meningkat,” harapnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas