Home Donggala

“ASN Beristri Banyak Akan Saya Pecat”

1986
Kepala BNN Kahar muzakir bersama unsure Forkompinda Donggala dan Bupati Kasman Lassa, Wabup Moh Yasin, saat temu awak media pasca kegiatan peringatan HANI, Rabu 26 Juni 2019. (Foto: Tamsyir Ramli/ Metrosulawesi)

Donggala, Metrosulawesi.id – Bukan Kasman Lassa namanya jika tidak mengeluarkan komentar keras dan “kontradiktif”. Seperti pada peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI), Rabu 26 Juni, Bupati Donggala itu dengan gaya guyonnya menegaskan, banyak menerima laporan soal aparatnya doyan bermain dua kaki dikehidupan rumah tangga alias bahugel.

“Saya tidak segan-segan memecat ASN (Aparat Sipil Negara) yang memang dengan jelas melanggar PP 53 tentang disiplin PNS. Saya akan memberikan sanksi keras kepada ASN-nya yang melanggar. Apalagi yang beristri lebih dari satu,” tekannya.

“Ada istri ASN (tak usah saya bilang namanya) melapor ke saya bahwa suaminya kawin lagi. Celakanya istri simpanan disimpan di kos-kosan di Palu. Tidak boleh begitu kasihan. Kalau mau menikah harus mendapat persetujuan istri pertama, dan harus mengikuti aturan ASN. Jangan asal hajar kasihan ibu-ibu dan anaknya,” tuturnya.

Bupati Kasman menambahkan lagi, laporan atau data ASN yang beristri lebih dari satu telah dia kantongi dan akan memberikan sanksi tegas bagi mereka yang nekat “bermain cinta” secara sembunyi-sembunyi.

“Selesai pelantikan, saya akan proses mereka dan pasti saya akan lakukan pemecatan,” tuturnya.

Untuk diketahui PP No 45 tahun 1990 tentang perubahan atas peraturan pemerintah nomor 10 tahun 1983 tentang izin perkawinan dan perecraiaan bagi pegawai negeri sipil, sangat jelas ditegaskan pada pasal 4 pp 45/1990 bahawa Pegawai Negeri Sipil pria yang akan beristri lebih dari seorang, wajib memperoleh izin lebih dahulu dari Pejabat. Permintaan izin yang dimaksud adalah diajukan secara tertulis disertai alasan.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas