Home Palu Ratusan KK Dikeluarkan dari Pengungsian Masjid Agung

Ratusan KK Dikeluarkan dari Pengungsian Masjid Agung

131
Kapau Bauwo. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Camat Palu Barat, Kapau Bauwo mengimbau warga yang tidak masuk relokasi ke Hunian Sementara (Huntara) di Jalan Asam 3 segera tinggalkan tempat pengungsian di Masjid Agung Palu.  

“Dalam pembongkaran tenda pengungsian nanti, saya telah meminta pengawalan dari pihak Kepolisian dan TNI, karena menurut informasi ada sedikit perlawanan dari masyarakat, sebab akan dikeluarkan dari tempat pengungsian,” ujar Kapau di Palu, Rabu, 26 Juni 2019.

Kata Kapau, peruntukan yang tinggal di Huntara ini adalah untuk warga Lere dan warga Kabonena yang rumahnya rusak berat. Sebab ada sebagian warga yang ditemukan masih ada tempat tinggalnya, tetapi ingin juga tinggal di Huntara.

“Warga yang seperti itu yang akan dikeluarkan dari Huntara,” katanya.

“Nanti pada saat relokasi warga, tenda-tenda pengungsian di halaman Masjid Agung akan di kosongkan, kecuali warga Kampung Baru sekitar 60 Kepala Keluarga (KK), karena Huntara mereka sementara dibangunkan oleh Pemerintah Kota Palu,” katanya.

Kapau menegaskan, yang masuk di Huntara bukan masyarakat yang tinggal di kos-kosan, sebab pihaknya melihat masih ada yang dari Kabupaten Kulawi, Sigi dan Ampana, bahkan dari Parimo tinggal di tenda pengungsian.

“Olehnya itu setelah pengosongan nanti, silahkan warga dari luar daerah pulang ke daerahnya masing-masing. Begitupun warga Lere yang rumahnya masih bagus kita pulangkan ke rumahnya, sebab peruntukan Huntara ini khusus bagi warga yang rumahnya rusak berat,” ungkapnya. 

“Selain itu saya juga ingin mengklarifikasi pernyataan saya di salah satu media, bahwa di tenda-tenda pengungsian dimanfaatkan oleh orang berselingkuh, itu tidak benar. Sebenarnya, masyarakat yang ada di tenda pengungsian Masjid Agung merasa resah, sebab tenda-tenda kosong disalahgunakan oleh anak-anak sekolah untuk menggunakan barang terlarang seperti lem fox dan lainnya,” imbuhnya.

Kapau mengungkapkan, jumlah pengungsi di Masjid Agung sebanyak 300 KK, yang akan dikeluarkan sebanyak 245 KK, sisanya 60 KK masih akan tinggal di selter sambil menunggu Huntaranya selesai dibangun.

“Namun 245 KK ini tidak semuanya masuk di Huntara, sebab ada sebagian warga harus dikeluarkan, seperti warga yang rumahnya masih bagus, kemudian warga yang dari daerah lain. Yang jelas yang masuk Huntara nanti tidak sampai ratusan orang,” jelasnya.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here