Home Sigi

Korban Likuefaksi Jono Oge Tolak Bantuan Bahan Bangunan

866
Pengungsi korban likuefaksi Jono Oge, Kabupaten Sigi menolak bantuan ganti rugi bangunan dalam bentuk bahan. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Pengungsi korban likuefaksi Jono Oge, Kabupaten Sigi menolak bantuan ganti rugi bangunan dalam bentuk bahan.

“Kami menolak bantuan dalam bentuk bahan bangunan, sebaiknya dibayar tunai sesuai dengan bobot kerusakan, yang rusak berat Rp 50 juta, rusak sedang Rp 25 juta, dan rusak ringan Rp 10 juta, sebab dengan dana tersebut, selain kami bisa membangun sendiri rumah, juga kalau ada sisanya kami bisa gunakan untuk modal usaha,” ungkap Irfan di tendanya, di bantaran Sungai Gumbasa Sigi.

Bahkan Nasrudin yang sudah tak lama lagi cair bantuannya untuk tahap pertama menolak bantuan ramuan.

“Tahap pertama ini sudah akan keluar bantuan ramuan bangunan, tapi saya sudah sampaikan tidak akan menerima, untuk apa kita tanda tangani nota pembelian yang bukan dari toko langsung, cara-cara seperti ini hanya akan menambah terjadinya penyimpangan,” terangnya.

Selain itu, warga pengungsi yang ada di bantaran Sungai Gumbasa dan sudah memasuki bulan kesembilan, tak bisa berbuat  banyak untuk memenuhi kebutuhan keluarga, karena tidak ada lagi lahan yang bisa dipergunakan untuk bercocok tanam, sementara bantuan logistik dari pemerintah dihentikan dengan alasan mengalihkan ke Bangga yang juga terkena dampak bencana banjir bandang beberapa waktu lalu.

Reporter: Masruhim Parukkai

Ayo tulis komentar cerdas