Home Palu Hari Pertama PPDB 2019, Puluhan Orang Tua Padati SMPN 1 Palu

Hari Pertama PPDB 2019, Puluhan Orang Tua Padati SMPN 1 Palu

99
SUASANA PPDB - Puluhan orang tua siswa baru saat mendaftarkan anaknya di SMPN 1 Palu, Senin, 24 Juni 2019. (Foto: Moh Fadel/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Di hari pertama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), puluhan orang tua siswa padati SMP Negeri 1 Palu.

Kepala SMP Negeri 1 Palu, Farida Batjo mengungkapkan, antusias warga untuk mendaftarkan anaknya di SMPN 1 Palu mulai banyak.  Pihak sekolah tetap mengacu pada SK Walikota Palu, sehingga tidak ada lagi yang melanggar aturan yang diberikan.

“Hanya saja masyarakat kurang memahami, sehingga ada paksaan-paksaan dari masyarakat bahwa anaknya berkeinginan masuk, namun kami tetap komitmen mengacu pada aturan yang berlaku,” ujar Farida di Palu, Senin, 24 Juni 2019.

Terkait jalur prestasi, pihak panitia PPDB SMPN 1 Palu berkomitmen agar orang tua memperlihatkan sertifikat lengkap.

“Artinya kami menginginkan sertifikat prestasi minimal di tingkat provinsi, bahkan nasional. Meskipun banyak orang tua masih belum paham, namun kami melayani masyarakat dengan baik dan sopan,” ungkapnya.

Farida menjelaskan, jika terjadi masalah pada PPDB kemudian tidak bisa kendalikan atau tidak sesuai dengan aturan yang ada, maka pihak sekolah akan menyerahkan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu.

“Zonasi SMPN 1 Palu masuk dalam wilayah Besusu Tengah, Besusu Timur, Tanamodindi dan Lolu Utara. Terkait pembagian zona, kami di SMPN 1 Palu beririsan dengan sekolah lainnya seperti SMPN 2 Palu, SMPN 4 Palu, dan SMPN 14 Palu. Untuk mengatasinya, kami dengan sekolah tersebut terus berkomunikasi, sehingga jika ada nama double mendaftar di SMPN 1 Palu dan  kouta sudah full di SMPN 1 Palu, maka kami arahkan ke sejumlah sekolah tersebut,” jelas Farida.

Farida mengatakan SMPN 1 Palu diberikan kuota oleh Disdikbud Palu sebanyak 352 peserta didik untuk 11 rombongan belajar.

“Sebenarnya kami menginginkan lebih siswa untuk masuk, karena akumulatif dari sekolah yang tipe A semua dari Permendikbud sebanyak 33 peserta didik dalam satu kelas. Tetapi kami hanya menunggu kebijakan saja dari Disdikbud Palu dan Walikota Palu,” ujarnya.   

Farida mengimbau kepada orang tua agar tetap mengikuti aturan yang dikeluarkan oleh Pemkot Palu. Jika anaknya sudah masuk di SMPN 1 Palu, maka tata tertib yang ada harus diikuti.

“Kerjasamanya pun harus diikuti, karena di SMPN 1 Palu memiliki Molibu atau tempat perkumpulan orang tua siswa,” katanya.

Kata dia, PPDB tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, untuk tahun ini PPDB menggunakan semi online, sehingga ketika orang tua siswa mendaftar ke panitia data mereka langsung masuk di aplikasi.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here