Home Palu

Kepsek Dilarang Ambil Kebijakan Sendiri

533
H Ansyar Sutiadi. (Foto: Dok Metrosulawesi)

  • PPDB Zonasi 2019

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu Ansyar Sutiadi, mengimbau kepada seluruh kepala SMP Negeri di Kota Palu, dalam melaksanakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sistem zonasi. Agar tidak mengambil kebijakan di luar dari ketentuan yang tercantum dalam Surat Keputusan Walikota Palu Nomor: 420/408/DISDIK/2019, tertanggal 21 Juni 2019.

Kata Ansyar, jika di dalam perjalanannya PPDB tersebut ditemukan kendala, kepala sekolah hanya berkewajiban melaporkan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, tidak dibenarkan mengeluarkan kebijakan sendiri. Apalagi sampai kebijakan yang dikeluarkan itu keluar dari ketentuan yang tercantum dalam SK Walikota Palu.

“Kebijakan itu ada di Dinas, laporkan saja setiap masalah yang ditemukan di sekolah, jangan kepala sekolah mengeluarkan kebijakan sendiri, apalagi itu bertentangan dengan SK Walikota Palu,” tegas Ansyar di Palu, belum lama ini.

Ansyar mengaku khawatirkan jika kebijakan itu dikeluarkan oleh pihak sekolah, sebab akan tidak objektif melainkan subjektif, karena menyangkut kepentingan sekolah itu sendiri. Sehingga kebijakan itu harus dikeluarkan oleh dinas dan dipastikan kebijakan itu sangat objektif.

“Olehnya itu saya ingatkan kepada seluruh kepala sekolah dalam melaksanakan PPDB agar berpedoman penuh dengan SK yang telah dikeluarkan Walikota Palu,” imbuhnya.

Ansyar mengatakan semua ini bertujuan untuk menciptakan rasa keadilan antar sesama sekolah, melakukan pemerataan jumlah peserta didik, dan menghilangkan istilah sekolah favorit dan non favorit.

“Terlebih kondisi saat ini, hampir semua sekolah di Kota Palu secara fasilitas sudah merata, sehingga tidak ada lagi alasan siswa tidak mau sekolah di sekolah yang ada di sekitar wilayah domisilinya,” ungkapnya.

Sesuai surat edaran yang dikeluarkan Disdikbud Palu, jadwal proses pendaftaran dimulai pada tanggal 24-30 Juni 2019, sementara pengambilan formulir pendaftaran ditentukan tanggal 25 Juni hingga 1 Juli 2019, kemudian seleksi berkas dimulai tangal 1-2 Juli, selanjutnya pegumuman tanggal 3 Juli 2019.

Persyaratan PPDB SMP adalah siswa baru wajib memiliki ijazah SD/MI, rapor dan SKHUN, foto copy KTP dan kartu keluarga orang tua atau wali murid, persyaratan selanjutnya mendaftar pada satuan pendidikan terdekat sesuai zonasi.

Selain itu memiliki sertifikat BTQ bagi lulusan SD negeri, surat keterangan tempat tinggal dari Lurah setempat diketahui oleh Camat, bagi korban bencana yang tinggal di Huntara silahkan mendaftar di satuan pendidikan yang terdekat.

Khusus siswa yang masuk di kelas bina potensi keagamaan bebas zonasi di SMPN 1 Palu, SMPN 3 Palu, SMPN 9 dan SMPN 20 Palu. Namun syarat masuk di kelas tersebut harus memiliki sertifikat prestasi bidang keagamaan minimal tingkat Provinsi, atau memiliki sertifikat kemampuan bidang keagamaan.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas