Home Parigi Moutong

Perahu Tenggelam, Seorang Nelayan Belum Ditemukan

220
Warga menunggu kabar korban yang sampai siang kemarin belum ditemukan. (Foto: Zoel Fahry/ Metrosulawesi)

Parimo, Metrosulawesi.id – Nelayan asal Desa Ambesia Barat Kecamatan Tomini Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Hamid (32) tenggelam saat memancing di Desa Supilopong Kecamatan Tomini pada Kamis malam 20 Juni 2019, sekitar pukul 21.00 Wita.

“Nelayan yang tenggelam itu berasal dari Desa Ambesia Barat dan tenggelam di laut Desa Supilopong Kecamatan Tomini. Korban turun memancing sebelum salat magrib bersama dua rekannya bernama Rahmat dan Nandi. Dan perahu korban tenggelam sekitar pukul 21.00,” kata Akrim, warga Desa Supilopong kepada Metrosulawesi, Jumat 21 Juni 2019.

Lanjut Akrim, bahwa perahu korban diketahui tenggelam setelah ada laporan dari kedua rekanya yakni Rahmat dan Nandi.

“Karena korban Hamid (32) turun memancing bersama 2 rekannya yakni Rahmat dan Nandi,yang mana mereka bertiga itu satu perahu dan perahu yang tenggelam itu milik korban,” kata Akrim.

Menurut Akrim, dua rekan korban Rahmat dan Nandi selamat dalam kejadian itu, hanya saja Hamid (korban) yang tenggelam dan hilang bersama perahunya.

Perahu korban diduga dihantam ombak dan hujan deras yang disertai angin kencang sehingga warga sulit untuk melakukan proses evakuasi saat itu.

“Karena semalam hujan deras yang disertai angin, sehingga kami sulit untuk melakukan pencarian. Dan juga peralatan yang kami miliki minim, seperti lampu, senter dan lainya,” ucapnya.

Akrim menambahkan, setelah mendapat laporan adanya nelayan yang tenggelam, warga,  Babinsa, dan aparat kepolisian setempat mulai melakukan pencarian sekitar pukul 00.30 Wita hingga pagi hari. Selama pencarian sampai pagi baru perahu milik korban yang ditemukan.

“Sehingga saat ini Basarnas Parimo, aparat kepolisian, Babinsa, dan warga setempat masih terus melakukan pencarian nelayan yang tenggelam itu,” tutup Akrim.

Reporter: Zoel Fahry
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas