Home Ekonomi

Kebun Nenas Lereng Gawalise Potensial Jadi Agrowisata

592

GUNUNG Gawalise memanjang dari kabupaten Donggala hingga ke kabupaten Sigi atau dari arah barat ke selatan. Sepanjang barisan gunung tertinggi di lembah Palu ternyata menyimpan sejuta potensi.

Agrowisata misalnya. Bila dilihat dari jauh sepintas lereng Gunung Gawalise itu begitu indah. Begitupun saat kita menapaki lerengnya, keindahan itu semakin memuncak. Ketika mata diarahkan ke pegunungan maka terlihat tanaman nenas dengan baris-baris membentuk garis hijau. Ketika berbalik badan, maka mata kita akan dimanjakan dengan keindahan bentang alam atau landscape Kota Palu dan sebagian kabupaten Sigi.

Dari kejauhan kita bisa menikmati keindahan Teluk Palu, Kota Palu dan hijaunya pedesaan kabupaten Sigi. Kalau beruntung saat pagi hari, kita masih bisa menyaksikan sabuk awan tipis menyelimuti udara Kota Palu.

Seorang pengusaha di Kota Palu H Karman Karim lalu menunjuk beberapa bidang tanahnya di lereng gunung Gawalise. Tanah-tanah dibeli dari masyarakat setempat sudah lama. Ada rencana besar di benaknya untuk membuka lahan yang diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat.

“Masyarakat di sini kehidupan ekonomi sulit. Padahal potensi alam begitu besar dan cocok dikembangkan,” kata Karman Karim, Kamis pagi, 20 Juni 2019.

Karman Karim menyebutkan, areal miliknya sudah pernah ditinjau oleh dinas tekbus bahkan Bappeda Kabupaten Sigi.

Dia berharap ke depan bisa mendapat perhatian dari pemerintah Kabupaten Sigi.

Di kawasan tersebut sudah dikembangkan kebun nenas dan dikelola oleh masyarakat Desa Doda dan Desa Kanuna. Hanya saja pengelolaannya belumlah moderen seperti di negara-negara luar sana. Sehingga produksi buah nenas belum begitu maksimal.

Selain itu, kawasan dengan padang rumput juga cocok untuk pengembangan ternak seperti sapi dan kambing.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Sigi Muliadi Hiola mengatakan areal tanaman nenas seluas 100 hektar sudah mendapat sertifikasi tahun 2018.

“Dengan adanya sertifikasi itu, produksi nenas dari masyarakat bisa dijual di swalayan-swalayan,” kata Muliadi Hiola, Jumat.

Menurut Muliadi, selama ini hasil panen buah nenas hanya dipasarkan di pasar tradisional. Tetapi dengan adanya sertifikasi dan nenas bisa masuk ke pasar modern dan swalayan maka akan meningkatkan pendapatan masyarakat. Dengan sendirinya akan memperbaiki kehidupan dan perekonomian masyarakat.

Dari laman Wikipedia disebutkan, Gunung Gawalise mempunyai ketinggian kurang lebih 2023 mdpl merupakan gunung yang jalurnya bisa dikatakan ekstrem di daerah Kota Palu, walaupun hanya mempunyai ketinggian di atas 2000 tetapi gunung ini didaki mulai dari titik 0 mdpl.

Gunung yang terletak dibagian barat Kota Palu ini sering dikunjungi oleh para pendaki yang ingin menghabiskan waktu liburnya (weekend), karena jaraknya yang sangat berdekatan dengan Kota Palu.

Gunung yang didiami oleh suku Kaili Da’a ini banyak menawarkan pemandangan eksotik lembah Palu, selain kita bisa melihat secara keseluruhan daerah Kota Palu.

Produk lokal perlu kita angkat, selama ini pasarannya di pasar tradisional.

Reporter: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas