Home Donggala

Kasman Lassa Mengaku Sudah Izin ke Dandim

446
Bupati Donggala Kasman Lassa besama anggota DPRD Namrud Mado sebelum menuju lokasi pertemuan damai dua desa yang bertikai di Banawa Selatan. (Foto: Ist)

  • Soal Loreng yang Viral di Medsos

Donggala, Metrosulawesi.id – Foto Bupati Donggala Kasman Lassa yang mengenakan seragam TNI saat menghadiri undangan perdamaian kelompok yang bertikai di Banawa Selatan menuai kritik dari berbagai pihak. Tindakan tersebut dinilai melanggar aturan bahkan foto bupati Kasman dan Namrud Mado itu viral di media sosial.

“Ada aturannya kalau pakai baju tentara mas broo,” tulis Rais Moh di kaun FB milik anggota Namrud Mado.

Sementara itu, Kasman Lassa yang dikonfirmasi terkait pakaian TNI yang dikenakananya pada kegiatan perdamaian dua kelaompok yang bertikai menjelaskan, pakaian TNI yang dikenakannya telah mendapat izin dari Dandim. Bahkan kata Kasman lagi menegenakan pakain itu menambah nilai positif dalam penanganan kasus pertikaian warga di Banawa Selatan.

“Saya juga mengerti aturan terkait seragam TNI, saya telah mendapat restu dari Dandim mengenakan seragam TNI bahkan ada dua seragam yang diberikan ke saya,” kata Kasman Lassa Kamis (20/6).

Tambahnya lagi seragam loreng yang dikenakannya itu tidak ada lambang atau pangkat sehingga tak perlu ditanggapi serius atau dipolemikan.

“Baju loreng yang sapake (saya pakai) itu tidak ada lambang atau pangkat, yang tertulis hanya nama saya dan jabatan bupati, tidak perlu disoal atau ditanggapi,” tuturnya.

Diketahui, pada 17 Juni, Bupati Donggala Kasman Lassa menghadiri ikrar damai dua desa bertikai di Banawa Selatan tepatnya Desa Lumbutarombo. Pada ikrar damai dua desa yang bertikai Desa Sarumbaya,  dan Desa Lembasada dusun III Polege,  4 unit motor yang dirusak diperbaiki oleh pelaku yang berasal dusun III Polege dan motor itu telah dipulangkan secara resmi oleh bupati.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas