Home Ekonomi

Sentra Wisata Kuliner Diresmikan

245
Walikota Surabaya Tri Rismaharini menandatangani prasasti Sentra Wisata Kuliner di kawasan Hutan Kota Kaombona, Talise Kota Palu disaksikan Sekkot Palu Asri L Sawayah dan Kepala Dinas PU Kota Palu Iskandar Arsyad, Rabu, 19 Juni 2019. (Foto: Humas Pemkot Palu)

  • Bantuan Pemkot Surabaya

Palu, Metrosulawesi.id – Bangunan Sentral Wisata Kuliner bantuan dari Pemerintah dan masyarakat kota Surabaya di kawasan Hutan kota Kaombona Palu diresmikan penggunaannya, Rabu, 19 Juni 2019. Sentra wisata kuliner ini menampung para pedagang kakilima (PKL) pantai Talise yang rusak dihantam tsunami, 28 September 2018.

Bangunan senilai Rp545 juta tersebut diresmikan langsung oleh Walikota Surabaya Tri Rismaharini yang ditandai dengan penandatanganan prasasti Pembangunan Sentral Wisata Kuliner kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu. Turu menyaksikan persemian Sekretaris Kota Palu Asri L Sawayah.

Dalam kesempatan tersebut, Sekkot Asri menyampaikan bahwa kehadiran Walikota Surabaya bersama rombongan ini menunjukkan betapa besarnya kepedulian Pemerintah kota Surabaya beserta dunia internasional pada masyarakat kota Palu.

Sekkot Asri menyatakan tindakan nyata dari Wali kota Surabaya untuk percepatan pemulihan di kota Palu, sangat diapresiasi, baik di saat awal pascabencana hingga hari ini. Hal tersebut, katanya menunjukkan perhatian yang luar biasa dari Pemerintah kota Surabaya terhadap masyarakat Palu.

Sekkot Asri mengatakan banyak masyarakat kota Palu yang kehilangan tempat tinggal dan lapangan pekerjaannya baik masyarakat umum maupun para pedagang yang tadinya berjualan di seputaran bibir pantai teluk Palu maupun pada tempat-tempat lainnya.

“Saya berharap dengan bantuan ini masyarakat kota Palu kembali akan mendapatkan tempat untuk berdagang dan memulai kembali menata perekonomian keberlangsungan kehidupan keluarganya,” ungkapnya.

Sementara itu, Walikota Surabaya Tri Rismaharini mengajak agar jangan menjadi penonton di kota sendiri. Meskipun belum lama dilanda bencana, katanya tetap harus bekerja keras, karena kesuksesan tidak mungkin dapat diraih tanpa adanya kerja keras. (*/ptr)

Reporter: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas