Home Donggala

DPRD Donggala Tolak Serahkan Rekomendasi LKPj

194
Sidang paripurna dengan agenda penyerahan rekomendasi LKPj 2018 batal dilanjutkan karena Bupati tidak hadir, Selasa (18/6). (Foto: Tamsyir Ramli/ Metrosulawesi)

  • Kasman Lassa Tak Hadir karena Sakit

Donggala, Metrosulawesi.id – Paripurna penyerahan rekomendasi LKPJ Bupati Donggala 2018 batal dilanjutkan, Selasa (18/6). Persoalan pembatalan itu dipicu oleh ketidakhadiran Bupati Donggala Kasman Lassa dalam paripurna tersebut. 

“Saya akan walkout dari paripurna ini jika tetap dilanjutkan, apakah boleh peneyerahan rekomendasi LKPj Bupati diwakili sekda?,” protes Namrud Mado.

Abu Bakar Aljufri lebih keras lagi dalam interupsinya kepada pimpinan sidang DPRD Aziz Rauf. Dia atas nama Fraksi Golkar mengatakan, lembaga DPRD telah turun marwahnya karena sikap pimpinan daerah yang tak pernah hadir dalam paripurna.

“Saya minta paripurna sore hari ini ditunda, dan jangan dilanjutkan,” tegasnya.

Ketua Badan Legislasi Fraksi PKB Safrudin K menjelaskan bahwa bupati tidak bisa hadir harusnya menyampaikan surat tertulis dan harus dibacakan sebelum paripurna dimulai.

“Harus ada surat  bupati yang kemudian dibacakan sekretariat DPRD di hadapan paripurna alasan apa ketidakhadiran bupati, kalau pun bupati tak hadir ada wakil bupati, intinya sekab tidak boleh hadir di sini. Berdasar aturan tatib memerintahkan tiga hari dari sekarang harus dijadwalkan ulang paripurna,” katanya.

Amatan Metrosulawesi, hingga hingga pukul 16.30 Wita delapan fraksi yang ada di DPRD terjadi perdebatan terkait waktu penundaan paripurna.

Sementara Sekab Aidil di hadapan paripurna menjelaskan, ketidakhadiran bupati karena sakit. Kalaupun kata Sekab lagi dipaksakan untuk hadir harus dikomunikasikan lagi dengan bupati.

”Saya tidak bisa menjamin pak bupati bisa hadir di paripurna penyerahan rekomenadsi LKPJ, karena kami harus bertemu langsung dengan pak bupati,” kata Sekab.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas