Home Palu

Juri dan Wasit Diminta Objekif

269
OLAHRAGAWAN MUDA - Para siswa didampingi pelatih mengikuti pembukaan O2SN SD-SMP di Gedung LPMP Sulteng, Selasa malam, 18 Juni 2019. (Foto: Syahril/ Metrosulawesi)

  • Ratusan Siswa Berlaga di O2SN SD-SMP Tingkat Provinsi

Palu, Metrosulawesi.id – Lebih dari 200 siswa SD dan SMP berlaga dalam iven Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) SD-SMP 2019 tingkat Provinsi Sulteng. Pertandingan dalm iven olahraga bagi siswa itu dimulai kemarin, 19 Juni 2019 hingga Jumat 21 Juni 2019.

Pada Selasa malam, 18 Juni 2019 digelar serenomi pembukaan di Gedung LPMP Sulteng. Ada enam cabang olahraga yang dipertandingkan baik di tingkat SD maupun SMP. Keenam cabang olahraga itu masing-masing atletik, bulutangkis, karate , pencak silat, renang, dan senam.

Kepala Dinas Dikbud Sulteng H Irwan Lahace dalam acara pembukaan mengingatkan para juri dan wasit untuk profesional dan objektif dalam menjalankan tugasnya. ‘’Jangan ada pilih kasih. Sebab kalau ada itu (pilih kasih) saya yakin Sulteng tidak akan berhasil di tingkat nasional,’’ katanya.

Irwan mengaku selalu mengingatkan hal ini dalam setiap iven lomba di kalangan siswa. Dia bersyukur dalam beberapa tahun terakhir Provinsi Sulteng mampu berbicara di tingkat nasional, karena melalui proses seleksi yang objetif dan profesional oleh juri dan wasit.

Irwan juga mengatakan iven olahraga di kalangan siswa seperti O2SN merupakan sarana yang tepat dan berharga untuk menjaring prestasi sejak usia dini. Para siswa diajar berkompetisi secara sehat, mengakui kekuatan lawan dan mengakui kelemahan sendiri. ‘’Karena itu O2SN berkontribusi dalam pembinaaan karakter siswa di tingkat dasar,’’ katanya.

Dengan pentingnya O2SN ini, lanjut Irwan, Pemerintah Provinsi Sulteng mendukung melalui penyediaan anggaran di APBD provinsi. Pemerintah mengharapkan iven tersebut dapat menghasilkan bibit olahragawan berprestasi untuk kemajuan prestasi olahraga di Sulteng.

O2SN SD-SMP 2019 tingkat Provinsi Sulteng digelar Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Fasilitasi Tugas Pembantuan (PTK FPT), Dinas Dikbud Sulteng.

Reporter: Syahril
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas