Home Sulteng Gubernur: Konflik Sosial Turun

Gubernur: Konflik Sosial Turun

94
RAKOR - BNPT bersama Pemprov Sulteng rakor dan silaturahmi dalam rangka menguatkan sinergitas antar kementerian/lembaga (K/L) Satgas Penanggulangan Terorisme di Ruang Polibu Kantor Gubernur Sulteng, Rabu, 19 Juni 2019. (Foto: Humas Pemprov)
  • BNPT-Pemprov Rakor Sinergitas Penanggulangan Terorisme

Palu, Metrosulawesi.id – Gubernur Sulteng H Longki Djanggola mengungkapkan saat ini konflik sosial di daerahnya terus menurun dari waktu ke waktu. Disamping karena keberhasilan aparat, menurunnya konflik sosial berkat kesadaran masyarakat yang makin tinggi akan rasa aman.

Hal tersebut diungkapkan Gubernur melalui Staf Ahlinya Moh Nizam saat rakor dan silaturahmi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bersama Pemprov Sulteng dalam rangka menguatkan sinergitas antar kementerian/lembaga (K/L) Satgas Penanggulangan Terorisme di Ruang Polibu Kantor Gubernur Sulteng, Rabu, 19 Juni 2019.

Menurutnya kesadaran masyarakat membuat situasi Kamtibmas Sulteng makin awet terpelihara. Selain itu, ada tiga penyangga atau komponen penting yang berperan menjaga stabilitas keamanan yaitu lembaga adat, agama dan pemerintah.

“Ini adalah falsafah lokal yang dianut untuk menyelesaikan setiap masalah,” tandas gubernur.

Rakor ini dihadiri Sestama BNPT Marsekal Muda TNI Adang Supriyadi dan sejumlah pejabat terkait. Sestama menyampaikan BNPT telah mencanangkan program strategis penanggulangan teror bersama mitra K/L nya di Sulteng dan dua daerah lainnya yakni NTB dan Jawa Timur.

“Kami ingin membantu sasaran-sasaran mana yang pas untuk dibantu,” ungkap perwira tinggi TNI AU itu.

Gubernur Sulteng memandang penting sinergitas aparat pemerintah untuk mengatasi ancaman konflik dan terorisme di daerah. Tahun lalu, BNPT telah melaksanakan kegiatan deradikalisasi melalui program dimaksud meliputi, perbaikan jalan oleh Kementerian PUPR, pemberian bantuan keserasian sosial oleh Kementerian Sosial, dan beasiswa pendidikan oleh Kementerian BUMN. Kemudian pemasangan lampu tenaga surya oleh Kementerian ESDM, dan pembagian buku-buku keagamaan oleh Kementerian Agama. Untuk tahun ini kelanjutan program akan menyasar wilayah Kota Palu, Kabupaten Morowali, Poso, Parigi Moutong dan Tojo Unauna. (mic/*)

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here