Home Hukum & Kriminal Kejari Tolitoli Tahan PPK Dinas Perdagangan

Kejari Tolitoli Tahan PPK Dinas Perdagangan

358
Rustam Efendi, SH. (Foto: Acco Amir/ Metrosulawesi)

Tolitoli, Metrosulawesi.id – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tolitoli menahan PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) di Dinas Perdagangan Tolitoli, Ricard. Penahanannya berkaitan dengan adanya dugaan korupsi pada proyek pembangunan Pasar Salumbia di Kecamatan Dondo Tahun 2016 silam.

Kasi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Tolitoli, Rustam Efendi SH, yang ditemui di ruang kerjanya membenarkan telah menahan PPK pada Dinas Perdagangan.  

“Iya benar tadi pagi (kemarin,red) PPK Dinas Perdagangan atas nama Ricard sudah kita tahan dan dititipkan di lembaga pemasyarakatan di Tambun sembari menunggu proses hukum lanjut,” jelas Rustam, Selasa 18 Juni 2019.

Penahanan PPK  tersebut kata Rustam, didasari dua alat bukti yang sah. Di antaranya berdasarkan keterangan saksi terperiksa, dan hasil temuan BPKP Perwakilan Sulteng adanya kerugian uang negara sebesar lebih Rp400 juta.

Kasipidsus Kejari Tolitoli itu mengatakan, penahanan terhadap PPK Dinas Perdagangan itu adalah sebagai langkah awal dan sebagai pintu masuk untuk mendalami kasus tersebut. Menurutnya kasus tersebut akan terus dikembangkan berdasarkan petunjuk alat bukti yang ada saat ini.

Kasus dugaan korupsi ini sempat diekspos oleh penyidik Kejari di hadapan wartawan dan sejak awal PPK-nya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Kala itu, meski sudah ditetapkan sebagai tersangka, namun yang bersangkutan tidak langsung ditahan.

Proyek pembangunan pasar Salumbia Tahun 2016 silam yang bersumber dari APBN menelan biaya Rp9,5 miliar. Ricard sendiri dijerat pasal 2 dan 3 UU Tipikor dengan ancaman hukuman 9 Tahun penjara.

Reporter: Acco Amir
Editor: Udin Salim

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here