Home Sulselbar DPRD Pasangkayu Nilai Pemkab Tidak Tegas

DPRD Pasangkayu Nilai Pemkab Tidak Tegas

47
  • Wajib Pajak Nakal dan Setoran Retribusi Tidak Jelas

Pasangkayu, Metrosulawesi.id – Rapat paripurna DPRD Pasangkayu sedikit tegang. Pasalnya, Fraksi Gerindra langsung menuding jika Pemkab tidak tegas dalam menghadapi wajib pajak nakal, begitu juga setoran retribusi yang tidak jelas.

Anggota Fraksi Gerindra DPRD Pasangkayu, Hamza, langsung meminta ketegasan Pemkab dalam menghadapi wajib pajak yang nakal.

“Sejauh ini belum jelas data penunggak pajak, dan retribusi. Tidak ada juga upaya penagihan,” terang Hamzah dalam rapat pemendangan fraksinya, akhir pekan lalu.

Menurut Hamzah, fraksinya perlu mendapatkan jawaban langsung dari bupati. Sanksi apa yang sudah diberikan kepada wajib pajak dan penyetor retribusi yang nakal.

“Kami juga meminta pemerintah daerah serius menginventarisasi aset daerah. Masih banyak aset daerah yang tidak jelas kondisi dan keberadaanya,” ungkap Hamzah.

Menanggapi permintaan fraksi Gerindra ini, wakil Bupati Pasangkayu, Muhammad Saal yang mewakili bupati, mengakui bahwa semua sektor PAD (Pendapatan Asli Daerah) masih lemah. Ia menyadari betul kalau pemerintah mestinya mendorong segala potensi untuk menghasilkan PAD.

“Sektor mana pun yang bisa mendapatkan pendapatan secara sah harus kita gali,” jawab Saal.

Usai rapat, Saal yang ditemui wartawan bersyukur semua fraksi menerima usulan Ranperda.

“Untuk sempurnanya sebuah Ranperda tentu ada pembahasan lebih lanjut. Mudah-mudahan bisa kita selesaikan dengan sisa waktu yang ada,” tuturnya.

Guna kelancaran penyempurnaan Ranperda, Saal berharap dan menginstruksikan kepada TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) untuk tidak meninggalkan Kota Pasangkayu. Ia juga berharap selalu bersinergi dengan Banggar DPRD guna melakukan pembahasan lebih lanjut.

Reporter: Egi Sugianto
Editor: Elwin Kandabu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here