Home Palu

SDN 10 Palu Belum Wajibkan Atribut Adat

312
SISWA BELAJAR - Sejumlah siswa SD di Palu saat mengikuti proses belajar mengajar dengan mengunakan atribut adat sesuai daerahnya masing-masing beberapa waktu lalu. (Foto: Dok)

Palu, Metrosulawesi.id – SD Negeri 10 Palu belum mewajibkan sejumlah siswa-siswinya menggunakan atribut daerah (adat) tiap hari Kamis. Demikian dikatakan Kepala SD Negeri 10 Palu I Nyoman Setiartawan di Palu, belum lama ini.

“Sampai saat ini kita belum mewajibkan kembali siswa menggunakan atribut adat tiap hari Kamis. Program penggunaan atribut daerah setiap hari Kamis ini atau yang lebih akrab dikenal dengan Kamis Berbudaya, perlu ketegasan kembali dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu untuk dikeluarkan edaran menjalankan kembali program tersebut di sekolah,” jelas I Nyoman.

Namun kata I Nyoman, pihaknya tidak melarang para siswa untuk menggunakan atribut daerah setiap Kamis. “Tidak heran jika setiap Kamis masih ada sebagian siswa yang menggunakan atribut adat,” katanya.

“Program Kamis Berbudaya merupakan program yang sangat baik untuk dilanjutkan. Sebab melalui pembiasaan terhadap siswa untuk menggunakan atribut daerah masing-masing, secara tidak langsung merupakan salah satu upaya melestarikan adat dan menanamkan kecintaan terhadap budaya kepada genarasi penerus bangsa,” ujarnya.

Kata dia, hingga saat ini pihak sekolah masih menunggu penguatan lebih lanjut dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu terkait penerapan kembali program Kamis Berbudaya tersebut di sekolah.

“Dari pascabencana lalu, pihak sekolah belum mewajibkan siswanya menggunakan atribut daerah setiap Kamis. Tetapi, sebelum terjadi bencana, program tersebut sudah dijalankan dengan baik, bukan hanya siswa, para guru juga menggunakan atribut adat tiap Kamis,” ungkapnya.

I Nyoman berharap, kedepannya ada penguatan lebih lanjut dari Disdikbud Kota Palu terkait penerapan kembali program Kamis Berbudaya.

“Sehingga pihak sekolah tidak ragu-ragu untuk mensosialisasikan kembali program tersebut kepada orang tua siswa,” katanya.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas