Home Donggala

Polda Periksa Sejumlah Wartawan

330
Salah satu wartawan media cetak memberikan keterangan kepada penyidik Sabtu (16/6) di ruang Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sulteng. (Foto: Tamsyir Ramli/ Metrosulawesi)

Donggala, Metrosulawesi.id – Anggota DPRD Donggala Abu Bakar Aljufri melaporkan dua delik sekaligus terhadap Bupati Donggala Kasman Lassa. Pertama dugaan pencemaran nama baik (perdata) kedua dan dugaan pengancaman mengajak “perang” dengan menggunakan media doti (ilmu hitam) kemudian berbuntut laporan pidana.

Dari peristiwa politik yang berlangsung sejak April, juga menyeret sejumlah wartawan untuk memberikan keterangan kepada penegak hukum, termasuk wartawan koran ini menerima surat panggilan dari Ditreskrimum Polda Sulteng.

“Sudah ada beberapa wartawan beri keterangan di kasus Abubakar dan Bupati Kasman Lassa, penyidik juga akan meminta semua keterangan baik yang melakuakan aksi demo di Bawaslu serta pihak BKPSDM, artinya dua bentuk aduan yang dilaporkan Abu bakar Aljufri  yang diselesaikan. Pertama itu kasus pidananya dulu baru kemudian masuk ke kasus perdata,”kata anggota penyidik Polda Sulteng, Sabtu (15/6).

Tetapi anggota penyidik Ditreskrimum Polda tersebut enggan memberikan komentar lebih jauh terkait progres perseteruan dua publik figur di Donggala itu.

“Maaf pak kami tidak miliki wewenang berkomentar, ada pimpinan kami yang berhak memberi keteranagan,” sambungnya lagi sambil meminta namanya tidak dipublis.

Diketahui, peristiwa ini berawal dari konfresnsi pers yang dilakukan Bupati Kasman Lassa di rumah jabatan pada 10 April lalu. Pada jumpa awak media itu bupati memberikan keterangan terkait tudingan dugaan money politic yang dialamatkan ke putrinya Widya Lassa pada hajatan pileg. Selanjutnya produk konfrensi pers itu menyebar ke dunia maya (sosial media) hingga menelorkan  dua surat sekaligus. Pertama laporan polisi bernomor LP/116/IV/2019/SPKT/SULTENG, per tanggal 29 April dan surat perintah pnyelidikan bernomor SP.Lidik/89/IV/2019 Ditreskrimum pertanggal 29 April yang diadukan oleh Abu Bakar Aljufri.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas