Home Sulteng

Longki: Pemda Masih Butuh Bantuan

169
BERBINCANG - Gubernur H Sulteng Longki saat berbincang bersama Kepala Pusat Fasilitasi Kerjasama Kementerian Dalam Negeri Nelson Simanjuntak didampingi jajaran di Palu, Jumat, 14 Juni 2019. (Foto: Humas Pemprov)

Palu, Metrosulawesi.id – Gubernur H Longki Djanggola mengungkapkan Pemerintah Daerah Sulawesi Tengah masih membutuhkan bantuan pemulihan dampak bencana yang melanda Kota Palu, Sigi, Donggala dan Parigi Moutong pada 28 September 2018.

“Pemerintah Daerah masih membutuhkan dukungan bilamana ada NGO/organisasi yang ingin memberikan bantuan,” ujar Longki saat pertemuan dengan Kepala Pusat Fasilitasi Kerjasama Kementerian Dalam Negeri Nelson Simanjuntak di Palu, Jumat, 14 Juni 2019.

Nelson dalam pertemuan ini bersama tiga NGO yaitu Islamic Relief Worldwide Indonesia, Care International Indonesia dan Arbeiter Samariter Bund (ASB) terkait. Pertemuan membahas capaian yang telah dilaksanakan Pemda baik selama masa tanggap darurat, masa transisi darurat pemulihan dan masa rehap rekon.

Longki mengatakan jika ada rencana kerja NGO/organisasi tertentu untuk membantu pemulihan Sulteng diharap dikoordinasikan dengan baik ke Pemda. Tujuannya untuk menghindari terjadinya overlap dalam melaksanakan suatu kegiatan.

Menurut gubernur dukungan Pemerintah Pusat dan NGO dalam penanggulangan dampak bencana sangat membantu masyarakat, baik itu sarana air bersih, hunian dan sebagainya. Gubernur atas nama masyarakat Sulawesi Tengah, khususnya yang tertimpa musibah, mengucapkan permohonan maaf kepada NGO apabila ada sesuatu hal yang kurang berkenan dalam penyaluran bantuan.

“Musibah yang terjadi di Sulawesi Tengah pada tanggal 28 September lalu merupakan bencana yang hampir sempurna. Bencana di Sulawesi Tengah merupakan yang pertama di dunia, karena tiga bencana sekaligus yaitu gempa, tsunami dan likuifaksi,” tandas Longki.

Melalui pertemuan ini, Kepala Pusat Fasilitasi Kerjasama Kementerian Dalam Negeri Nelson Simanjuntak menyampaikan turut berduka dengan atas bencana yang melanda Provinsi Sulawesi tengah.

“Bencana itu adalah cobaan, orang bapak yang dicubit, kami merasakan juga,” ucap Nelson.

Dia menambahkan Kementerian Dalam Negeri mendukung Gubernur dalam menjalankan Undang Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah, Peraturan Pemerintah Nomor 28 tahun 2018 Tentang Kerjasama Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 2018 Tentang Pelaksanaan Tugas dan Wewenang Gubernur sebagai wakil Pemerintah Pusat di daerah. (mic/*)

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas