Home Palu SMAN 1 Palu Keluarkan 800 Formulir PPDB

SMAN 1 Palu Keluarkan 800 Formulir PPDB

209
PENDAFTARAN - Sejumlah siswa dan orang tua saat mengembalikan formulir pendaftaran di SMAN 1 Palu, Jumat, 14 Juni 2019. (Foto: Moh Fadel/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – SMA Negeri 1 Palu telah mengeluar 800 formulir Penerimaan Peserta Didik Baru (PPBD). Demikian dikatakan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Negeri 1 Palu, Budiono di Palu, Jumat, 14 Juni 2019.

Budiono mengungkapkan, mekanisme PPDB di SMAN 1 Palu mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) dan Surat Edaran yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulteng.

“Karena mengacu dengan aturan yang diberlakukan oleh Pemerintah, maka kami berharap kepada masyarakat harus paham dengan pemberlakukan sistem zonasi,” kata Budiono. 

Budiono mengatakan jika ada pemahaman sistem zonasi tersebut, para orang tua harus bersabar jika anaknya belum bisa diterima di SMAN 1 Palu.

“Saya kira siswa yang belum bisa tertampung harus bersabar dan mengerti, karena memang kuota di SMAN 1 Palu juga terbatas. Selain itu dibatasi oleh Permendikbud dan Surat Edaran yang dikeluarkan oleh Disdikbud Sulteng,” ujarnya.

Kata dia,  jadwal pengambilan formulir di SMANSA Palu telah dilaksanakan dan saat ini sudah masuk tahap pemasukan berkas yang dibuka mulai 10-17 Juni 2019.

“Selain menggunakan sistem zonasi, kemudian menggunakan porsi prestasi dan perpindahan orang tua, di SMAN 1 Palu juga melakukan tes bagi peserta didik yang mendaftar,” ungkapnya.

Budiono mengatakan, ada dua metode seleksi (tes) yang dilakukan oleh SMAN 1 Palu, yakni tes wawancara dan tes potensi akademik.

“Untuk tes potensi akademik kami mengambil mata pelajaran yang kurang lebih sama dengan mata pelajaran yang mereka dapat di UN SMP,” katanya.

Budiono mengungkapkan, pengumuman PPDB akan dilaksanakan secara serentak pada 25 Juni 2019 di Kota Palu.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here