Home Palu

Revisi RTRW akan Selesai Tahun Ini

316
Mohamad Rizal. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Penataan Ruang dan Pertanahan Kota Palu, Mohamad Rizal mengungkapkan pada tahun 2018 lalu Pemerintah Kota Palu telah melakukan revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), karena memang amanatnya revisi dilakukan secara berkala dan harus ditinjau kembali.

“Jadi 2018 RTRW ini sudah proses revisi, tetapi karena terjadi bencana, ada beberapa kawasan berubah contohnya di kawasan Teluk Palu, daerah likuifaksi dan patahan, sehingga terhenti proses revisi tersebut,” kata Rizal di ruang kerjanya, Kamis, 13 Juni 2019.

Rizal mengatakan, seyogyanya Pemkot Palu akan melanjutkan revisi tersebut.

“Tetapi karena terjadi bencana di Palu, maka pemerintah pusat turut membantu melalui Kementerian PUPR program revisi RTRW,” katanya.

“Jadi sekarang revisi RTRW tidak dilakukan lagi oleh Pemda, tetapi ada bantuan dari kementerian untuk membuat kegiatan revisi RTRW,” ungkapnya.

Olehnya itu kata Rizal, saat ini pihak yang ditunjuk oleh Kementerian PUPR sedang melakukan proses revisi RTRW.

“Karena memang secara normatif kita lihat terjadi banyak perubahan dan secara berkala RTRW itu, sehingga harus ditinjau kembali,” ujarnya.

Rizal mengatakan RTRW ini sebagai payung pengelolaan Kota Palu secara umum.

“Nanti dari RTRW itu akan ada aturan yang turun dibawahnya, misalnya rencana detail, rencana zonasi dan seterusnya. Yang penting RTRW dulu sebagai pendukung untuk pengelolaan kawasan Kota Palu,” katanya.

Rizal mencontohkan, jika RTRW menyatakan bahwa di suatu wilayah itu terlarang, berarti Pemerintah Kota Palu akan menindaklanjuti aturan itu. 

“Jadi kita tunggu dulu hasil RTRW ini, walaupun secara normatif kita sudah mempunyai peta rawan bencana yang ditandatangani oleh sekian banyak lembaga. Maka peta ini sebagai petunjuk atau pedoman, karena mereka sudah meneliti, kemudian keluarlah peta ini yang memberikan informasi kepada masyarakat bahwa kawasan zona rawan bencana (zrb 4) itu bahaya, ada kawasan yang bisa, tapi bersyarat,” ujarnya.

Kata dia, jika hal itu sudah masuk dalam RTRW, maka Pemerintah Kota Palu akan melakukan kajian untuk mengeluarkan aturan-aturan menindaklanjuti hal tersebut.

“Untuk itu masalah relokasi dan lainnya itu belum ada, karena Pemkot Palu menunggu dulu RTRW. Jika sudah jadi RTRW baru, akan segera kita tindaklanjuti,” ungkapnya.

Rizal mengatakan, Kementerian komitmen tahun ini RTRW tersebut selesai.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas