Home Ekonomi Pameran Raudhah Pasarkan Kayu Kokka Asal Timur Tengah

Pameran Raudhah Pasarkan Kayu Kokka Asal Timur Tengah

49
ANTUSIAS - Masyarakat saat mengunjungi stand penjual Kayu kokka yang dijajakan di pameran Raudhah Sis Al Djufri. (Foto: Fikri Alihana/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Mengunjungi pameran Raudhah Sis Al Djufri 1440 Hijriyah/2019, cukup menyenangkan karena dimanjakan dengan pameran budaya, kuliner dan pernik khas daerah. Namun, Ketika melihat salah satu stand pameran, cukup terhenyak dengan  stand yang begitu ramai. Pameran tersebut juga memasarkan kayu kokka asal Negara di Timur Tengah.

Aksesoris kayu kokka atau kaukah banyak di kunjungi masyarakat. Pengunjung nampak antusias dengan keindahan, keunikan dan manfaat yang dijelaskan oleh penjual. Mulai dari anak-anak hingga orang tua tertarik melihat pajangan yang sebelumnya diyakini berasal dari Mekkah, Saudi Arabia.

Pengrajin dibeberapa daerah di Indonesia banyak yang menggarapnya untuk dijadikan aksesoris. Ada yang merasa cukup puas dengan memegang, ada pula yang rela merogoh kocek demi membeli produk kayu kokka itu. Aksesoris yang terbuat dari kayu kokka itu dijual mulai dari harga Rp10 ribu hingga Rp65 ribu.

Penjual Aksesori Kayu Kokka, Andre menjelaskan tasbih dari kayu kokka ini diyakini bermanfaat untuk memperlancar peredaran darah. Kinerja tasbih kokka ini akan terasa 5 sampai 10 menit setelah dipakai. Aliran oksigen dalam trombosit dan darah putih akan menjadi lebih lancar.

“Kayu ini juga bisa digunakan sebagai gelang, pipa rokok, cincin, kalung dan tasbih. Kalau pengolahan di Indonesia terdapat di wilayah Banjarmasin Kalimantan Selatan, sedangkan untuk di Sulawesi belum ada pengolahan kayu kokka,” jelasnya, Rabu (13/6/2019) malam.

Disamping itu, kayu kokka cukup identik dengan sejarah kebesaran Islam karena sudah dipakai dalam kehidupan sejak jaman Nabi Nuh. Lanjut dia, kayu ini pula yang digunakan Rasulullah saw sebagai sandaran beliau. Selain itu, bagi kesehatan kulit ini bermanfaat untuk membuat kulit tampak selalu muda karena pasokan oksigen yang dibawah darah lancar. Tak hanya itu darah juga mengangkut banyak nutrisi pada kulit.

“Kayu ini juga pernah digunakan Nabi Nuh untuk membuat bahan dasar kapal dan bisa menyelamatkan beliau dari arus banjir bandang. Kayu ini juga yang digunakan Nabi Musa sebagai tongkatnya. Pohon kokka yang langka ini konon hanya terdapat di wilayah Timur Tengah seperti Turki, Mesir, Iran, dan Nigeria,” terangnya.

Andre, pemuda asal Kota Palu ini  menggeluti usaha tersebut sudah cukup lama sejak tiga tahun lalu. Sedangkan, tingkat pemasaran untuk kayu kokka di wilayah Sulawesi Tengah telah sampai di Kabupaten Morowali, Tojo Una-Una,  Banggai, Morowali Utara dan Poso saat diadakan kegiatan pameran.

“Selain itu, berdasarkan keyakinan yang besar, khasiat dari kayu kokka juga bisa menyembuhkan segala jenis penyakit salah satu sakit kepala dan sakit gigi hanya cukup menggosokkan di bagian yang terasa sakit, InsyaAllah pasti akan sembuh,” katanya.

Sementara, lanjut Andre, omset yang dihasilkan setiap kegiatan besar seperti ini bisa mencapai Rp2 juta per malam. Sedangkan, di hari biasa ia hanya meraup omset sekitar Rp500 ribu.

“Usaha pertama saya menjual dompet dan tali pinggang, tapi karena melihat teman jadi saya mencoba untuk usaha seperti ini, Modal awal saya merintis usaha ini kurang lebih sekitar Rp10 Juta,” pungkasnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here