Home Sigi Diguyur Hujan, KH Ma’ruf Amin Letakkan Batu Pertama Islamic Centre Bantuan Taiwan

Diguyur Hujan, KH Ma’ruf Amin Letakkan Batu Pertama Islamic Centre Bantuan Taiwan

375
Ketua Umum MUI Prof KH Ma'ruf Amin, saat meletakkan batu pertama Islamic Centre MUI Sulteng di Desa Tinggede Selatan, Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi, Sabtu, 15 Juni 2019. (Foto: Pataruddin/ Metrosulawesi)

Sigi, Metrosulawesi.id – Pemerintah dan rakyat Taiwan membantu pembangunan Islamic Centre Sulawesi Tengah sebesar Rp7,4 miliar lebih atau USD 500 ribu di Desa Tinggede Selatan (sebelumnya diberitakan Desa Sunju), Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Peletakan batu pertama dilakukan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Prof Dr KH Ma’ruf Amin dan Kepala Perwakilan Dagang Taiwan di Indonesia, John C Chen, Sabtu, 15 Juni 2019 di tengah guyuran hujan lebat.

John C Chen mengaku bangga dan terhormat bisa menghadiri peletakan batu pertama Islamic Centre di Kabupaten Sigi.

“Sejak bencana melanda Kota Palu, Sigi dan daerah lainnya, pemerintah Taiwan langsung mengirimkan bantuan bagi korban. Untuk pembangunan Islamic Centre ini dibantu sebesar USD500 ribu,” kata John C Chen.

John berharap masyarakat Sigi memanfaatkan Islamic Centre  untuk kepentingan masyarakat dan terbebas dari bencana.

Sementara itu, Ketua Umum MUI Prof Dr kH Ma’ruf Amin mengatakan bantuan pemerintah Taiwan ini disalurkan melalui setelah ada kesepakatan dan digunakan untuk membangun Islamic Centre.

KH Ma’ruf Amin berharap pembangunan Islamic Centre ini menjadi pusat pendidikan agama Islam bagi anak-anak ke depan.

Di lokasi Islamic Centre nantinya dibangun kantor pusat MUI Saulawesi Tengah, sekolah serta perumahan bagi guru-guru, dosen dan masyarakat yang kehilangan rumah saat bencana alam lalu.

“Kita berharap bantuan untuk penyelesaian pembangunan Islamic Centre ini akan terus bertambah. Bantuan pemerintah Taiwan ini merupakan yang pertama dan tentunya akan disusul dengan bantuan nantinya,” kata Cawapres pasangan Joko Widodo itu.

Sedangkan Ketua MUI Sulawesi Tengah KH Muhammad Ali Aldjufri mengatakan pembangunan Islamic Centre ini berdiri di atas lahan 11.000 meter persegi atau1,1 hektar.

“Sesuai perencanaan Islamic Centre ini selesai pada Desember tahun ini. Untuk biaya yang dibutuhkan hingga selesai mencapai Rp20 miliar,” katanya.

Untuk lembaga pendidikan, nantinya akan dibangun mulai pendidikan anak usia dini hingga perguruan tinggi.

Sementara itu, Bupati Sigi Irwan Lapata berterima kasih atas bantuan pemerintah Taiwan dan MUI atas pembangunan Islamic Centre di Kabupaten Sigi. (*)

Reporter: Pataruddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here