Home Sigi

Sigi The Secret of Central Sulawesi

361
Sekda Sigi, Moh. Basir,SE, Kadis Pariwisata Diah Agustiningsih bersama dengan peserta Diklat, melepas balon ke udara, tanda diluncurkanya Branding Wisata kabupaten Sigi di Cafe De Kalora, Rabu 12 Juni 2019. (Foto: Djunaedi/ Metrosulawesi)

  • Branding Baru Wisata Sigi

Sigi, Metrosulawesi.id – Guna meningkatkan pengelolaan kepariwisataan di Kabupaten Sigi agar lebih profesional dan proporsional, Dinas Pariwisata Kabupaten Sigi, menggelar pendidikan dan pelatihan (diklat) tata kelola destinasi dan diklat pemandu wisata alam, budaya dan geowisata, di Cafe De Kalora, Rabu 12 Juni 2019.

Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Kabupaten Sigi, Diah Agustiningsih, dalam laporanya mengatakan bahwa selain melaksanakan pelatihan tata kelola destinasi pariwisata, pihaknya juga dalam kesempatan ini meluncurkan branding wisata Kabupaten Sigi: Visit Sigi The Secret of Central Sulawesi.

Bupati Sigi, Muhamad Irwan Lapata, S.Sos., M.Si, dalam sambutan tertulisnya, yang dibacakan oleh Sekda Sigi, Moh.Basir,SE, mengatakan bahwa dirinya sangat mengapreseasi apa yang sudah dilakukan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Sigi, dengan diluncurkanya baranding wisata, agar kedepanya keberagaman pariwisata di Kabupaten Sigi, dapat bersaing dalam menawarkan produk yang serupa atau berbeda, namun dengan keunikan masing-masing.

“Branding digunakan untuk memperkenalkan produk suatu destinasi wisata, serta mengkomunikasikan keunikan destinasi tersebut secara visual, sehingga memudahkan destinasi untuk menjual produknya ke pasar pariwisata dan membedakan satu destinasi dengan destinasi lainya,” ucapnya.

Branding tidak hanya sebatas slogan, tagline, atau logo destinasi akan tetapi brand suatu destinasi haruslah mencakup keseluruhan destinasi yang di dalamnya terdapat nilai, filosofi, budaya, serta harapan masyarakat atau stakeholder di dalam destinasi tersebut, agar branding yang dilihat oleh wisatawan akan merangsang keputusan membeli dan membangun kedekatan antara wisatawan dan destinasi, sehingga dapat meningkatkan loyalitas wisatawan terhadap destinasi yang di tawarkan.

Penampilan tarian Raego, dalam acara launcing branding baru wisata Sigi. (Foto: Djunaedi/ Metrosulawesi)

“Kekuatan branding untuk wisata, merupakan kekuatan promosi destinasi karena dapat mencerminkan karakteristik destinasi berdasarkan aspek budaya masyarakat yang di dalamnya terkadung makna kepercayaan, tradisi, ritual, dan lain sebagainya, yang merupakan aspek destinasi itu sendiri seperti situs bersejarah, monumen, situs arkeologi, bangunan tua, dan masih banyak lagi,” tegasnya.

Oleh karena itu, memiliki sebuah branding yang mampu merepresentasikan nilai, budaya, filosofi, harapan masyarakat atau stakeholder di dalam suatu destinasi, tentunya akan sangat berpengaruh positif terhadap perkembangan pariwisata di destinasi tersebut.

“Saya berharap dengan di-launchingnya branding pariwisata Sigi Ini, akan meningkatkan jumlah pengunjung baik wisatawan mancanegara, nusantara maupun lokal dan dapat memperkenalkan wisata Sigi hingga ke mancanegara baik wisata alam, budaya, buatan, bahkan geowisata dan wisata lainnya,” jelsanya.

Lebih lanjut, Sekda Sigi, Moh.Basir,SE mengatakan, launching branding ini, secara bersaman dengan menyelenggarakan diklat tata kelola destinasi dan diklat pemandu wisata alam, budaya dan geowisata yang tentunya merupakan bagian terpenting dalam upaya pengembangan kepariwisataan di kabupaten Sigi.

“Saya berharap melalui diklat ini pengelolaan kepariwisataan di Kabupaten Sigi lebih profesional dan proporsional dan juga meningkatkan profesionalisme pemandu wisata di Kabupaten Sigi, mengingat pemandu wisata sebagai salah satu stakeholder yang frontliner, yang berfungsi sebagai informasi agent, untuk memberikan bimbingan, penerangan dan petunjuk tentang obyek wisata serta membantu segala sesuatu yang diperlukan wisatawan,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini, Sekda Sigi, Moh.Basir,SE, Kadis Pariwisata Diah Agustiningsih bersama dengan peserta Diklat, melepas balon ke udara, tanda diluncurkanya Branding Wisata kabupaten Sigi.

Reporter: Djunaedi
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas