Home Pendidikan

Madrasah Diimbau Terima Siswa Sesuai Kuota

226
Dr Djamil M Nur. (Foto: Moh Fadel/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) telah dimulai. Sejumlah Madrasah telah menerima siswa baru sesuai mekanisme yang ditentukan.

Demikian dikatakan Kepala Seksi Kurikulum dan Evaluasi Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Dr Djamil M Nur, melalui ponselnya, Rabu, 12 Juni 2019.

“Madrasah menerima siswa baru harus sesuai kuota. Misalnya kuotanya hanya 200, sementara yang mendaftar lebih dari 200 orang, maka Madrasah perlu melakukan sistem ranking, sehingga siswa baru yang diterima sesuai kuota,” jelas Djamil melalui ponselnya, Rabu, 12 Mei 2019.

Djamil mengatakan, madrasah menerima siswa baru juga harus sesuai dengan jumlah rombongan belajar (rombel). Dalam satu rombel atau ruangan kelas maksimal 30 siswa. Jika ingin menerima lebih dari 30 sebenarnya bisa, namun harus ada izin dari Seksi Pendis Kemenag kabupaten/kota.

“Terkait sistem zonasi MI, MTs dan MA tidak diberlakukan, karena sebaran Madrasah tidak merata di kabupaten/kota. Hanya saja untuk materi seleksi hampir mirip dengan sekolah umum, ada baca tulis Al Quran, kemampuan dasar menghitung, dan kemampuan IPA (sains) serta pengetahuan IPS,” ujarnya.

Kata dia, untuk jenjang MA, seleksi peminatan telah dimulai sejak Kelas 1, maka dari itu kemampuan Agama, IPA, IPS dan Bahasa harus ditentukan lebih awal.

“Bagi siswa yang ingin masuk di Madrasah, seleksi dilakukan semua mulai dari Sains, IPS, IPA, bahkan ada Bahasa dan Agamanya, semua siswa akan diseleksi jika ingin masuk di Madrasah,” katanya.

Djamil mengungkapkan, PPDB saat ini sudah masuk tahap pendaftaran ulang, sebab mekanisme pendaftaran lainnya sudah dilewati dan dilakukan secara manual.

“Kami juga sudah keluarkan surat edaran, bahwa pendaftaran itu gratis tidak ada pungutan biaya, mulai dari pengambilan formulir dan pendaftarannya semua dilakukan secara gratis,” ungkapnya.

Dia berharap pihak Madrasah betul-betul melakukan seleksi kepada siswa baru agar dapat menjaring siswa-siswi berkualitas dan berprestasi.

“Insya Allah siswa yang masuk di Madrasah ini kedepannya bisa mengharumkan nama Madrasah melalui bakat prestasi yang dimilikinya,” katanya.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas