Home Palu Wisuda Untad Angkatan 97 di JCC

Wisuda Untad Angkatan 97 di JCC

379
Gedung JCC. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan dan Perencanaan Universitas Tadulako (Untad) Rudy Gosal SE M.Si mengungkapkan wisuda angkatan 97 akan digelar di gedung Jodjokodi Convention Centre (JCC) di Jalan Moh Yamin Palu pada 27 Juni.

“Untuk kepastian masih akan kami rapatkan bersama pak Rektor hari Kamis, 13 Juni,” ungkap Rudy kepada Metrosulawesi, Selasa, 11 Juni 2019.

Dia mengatakan apabila kesepakatan memilih gedung JCC, pelaksanaan wisuda akan berlangsung dua sesi. Itu karena keterbatasan gedung menampung para wisudawan dan orangtua/wali.

“Jumlah wisudawan angkatan 97 mencapai 1.000 orang lebih, makanya dibuat dua sesi yaitu pagi dengan siang. Nanti dibagi sesi pagi 500 orang lebih dan sesi siang juga 500 orang lebih,” ucapnya.

Pelaksanaan wisuda terpaksa digelar diluar kampus karena gedung Auditorium Untad masih dalam pembenahan pasca terdampak bencana gempa bumi pada September 2018 lalu. Panitia wisuda Untad memilih gedung JCC dengan mempertimbangkan fasilitas dan kantong parkir kendaraan.

Rudy Gosal. (Foto: Dok Metrosulawesi)

“Kita sudah survei juga dibeberapa hotel memang banyak yang memadai, tapi tempat parkirnya tidak memungkinkan,” jelas Rudy.

Dipastikan pelaksanaan gladi juga akan berlangsung di gedung JCC beberapa hari sebelum hari H. Rudy menambahkan undangan kepada para wisudawan akan disebar dalam waktu dekat setelah kepastian diputuskan melalui rapat bersama Rektor Prof Mahfudz MP.

“Kalau sudah pasti undangan akan kami berikan kepada para wisudawan,” tandas Rudy Gosal.

Seperti diketahui, sebagai Rektor baru, Prof Mahfudz berkeinginan prosesi wisuda angkatan 96 pada akhir Maret lalu terakhir kali dengan menggunakan tenda di lapangan upacara Untad.

Dia mengungkapkan apabila Gedung Auditorium Untad belum selesai direhab pasca terdampak guncangan gempa, opsi pelaksanaan wisuda angkatan dipindahkan ke salah satu hotel di Kota Palu.

“Insya Allah, wisuda berikutnya tidak akan di tenda lagi, sudah cukuplah tiga kali kita melaksanakan wisuda di tenda. Kita harus menghilangkan kesan Untad masih dalam kondisi darurat,” ucap Prof Mahfudz.

Reporter: Michael Simanjuntak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here