Home Palu Basarnas Palu Kedatangan KM SAR Bhisma

Basarnas Palu Kedatangan KM SAR Bhisma

426
KM. SAR Bhisma. (Foto: Humas Basarnas Palu)

Palu, Metrosulawesi.id – Guna menunjang operasional di lapangan khususnya di perairan Sulawesi Tengah, Basarnas Kantor Pancarian dan Pertolongan Palu, mendapatkan satu unit Alat Utama (Alut). Armada Alut ini Minggu 2 Juni 2019 tiba dan akan beroperasi di perairan di Luwuk Banggai.

Alat Utama (Alut) yang akan digunakan Basarnas Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, berupa kapal berukuran 40 meter dan diberi nama KM SAR Bhima. KM SAR Bhima berasal dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjung Pinang.

Penyerahan dan penandatangan berita acaranya Alut tersebut, dilakukan Kepala Kantor Basarnas Tanjung Pinang kepada Kepala Basarnas Palu di Tanjung pinang beberapa hari yang lalu.

Setelah penyerahan secara resmi, route perjelanan KM SAR Bhisma bertolak dari dermaga Sekupang Batam, ke dermaga Basiri Banjarmasin, dan dari Banjarmasin ke pelabuhan Murhum Bau-Bau dan finish di pelabuhan Luwuk Banggai pada Minggu 2 Juni 2019.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Basrano, dalam siaran persnya mengatakan kehadiran KM Bhisma merupakan keseriusan peemrintah melalui Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan dalam memberikan bantuan kemanusiaan, khususnya pencarian dan penyelematan diseluruh wilayah NKRI, salah satunya Sulawesi Tengah.

“Kapal ini akan ditempatkan di perairan Bagian Timur Sulawesi Tengah, yakni di Pelabuhan Luwuk Banggai guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan di wilayah kerja,” ungkap Basrano.

Dengan ditempatkan KM SAR Bhima di Kabupaten Banggai, Basrano berharap pemerintah daerah setempat, memberikan dukungan berupa lokasi pangkalan/dermaga sehingga dapat mempercepat, dan mempermudah respon time dalam melaksanakan tugas jika terjadi kecelakaan.

KM SAR Bhisma merupakan kapal buatan Batam. Kapal itu terbuat dari bahan aluminium yang kuat dan efektif dan mampu melaju hingga 26,5 knot, stabil pada cuaca/ombak tinggi, dilengkapi dengan peralatan Sea Rider/Rib, water canon untuk pemadam kebakaran. Selain itu juga dilengkapi teknologi terkini dengan sistem navigasi yang modern dan sistem komunikasi berbasis sattelite.

“Dengan adanya KM SAR Bhisma, bisa memaksimalkan pekerjaan baik menanggulangi bencana ataupun misi pencarian dan penyelamatan SAR lainnya,” jelas Basrano. (*)

Reporter: Djunaedi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here