Home Palu Setelah 6 Tahun, Pemkab Poso Raih WTP dari BPK

Setelah 6 Tahun, Pemkab Poso Raih WTP dari BPK

142
Bupati Poso, Darmin A. Sigilipu (tengah), saat memberikan pernyatan pers, Selasa 28 Mei 2019. (Foto: Djunaedi/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan  Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) , memberikan predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), kepada Pemerintah Kabupaten Poso, atas laporan keuangan anggaran tahun 2018.

Atas predikat WTP tersebut, Bupati Poso, Darmin A. Sigilipu, mengucapkan syukur atas pencapaian tersebut, dan hasil ini tentunya sangat menggembirakan bagi Pemkab Poso. Dimana sudah kurang lebih enam tahun ini, baru kembali mendapatkan WTP.

“Kita mendapatkan WTP ini pada tahun ketiga dibawah kepemimpinan saya, bersama wakil bupati Samsuri,” katanya pada sejumlah jurnalis, di salah satu hotel, Kota Palu, Selasa 28 Mei 2019.

Darmin A. Sigilipu, juga mengatakanbahwa, ditahun 2016 laporan keuangan hasil pemeriksaan BPK hampir disclaimer, untuk laporan keuangan tahun 2015, dan tentunya kata dia, ini merupakan tantangan.

” tidak ada yang sulit dan mustahil bila kita bekerja, dan hasilnya bisa dilihat sekarang ditahun ketiga ini,”tambahnya.

Dalam kesempatan itu,Bupati Poso itu membocorkan rahasia keberhasilan pemkab Poso meraih WTP di tahun ini, dengan mengajak semua pimpinan OPD untuk komunikasi. Jadi tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan jika ada komunikasi.

“Komunikasi dua arah, antara pemimpin dan yang dipimpin, baik bupati, Sekda dan OPD serta internalnya, dan saya selalu tekankan kepada pimpinan OPD, harus adanya koordinasi,”ucapnya

“Jadi komunikasi dan koordinasi, dua hal inilah kunci utamanya,” tegasnya.

mengatakan, dengan begitu kita bisa mendapatkan kerjasama. Tanpa keduanya kita tidak bisa bekerjasama.

Sebab kata dia, untuk mendapatkan WTP tidak mungkin hanya di lakukan oleh satu organisasi perangkat daerah (OPD).

Selain itu kata dia, perlu adanya pengawasan melekat, kalau kita tidak melaksanakan pengawasan melekat, pada tugas-tugas diberikan pimpinan dan satuan atas dan bawah, mustahil bisa.

Darmin meminta kepada semua pimpinan OPD, usahakan 60-70 persen waktu turun kebawah, sisanya penyelesaian administrasi, dan langkah-langkah inilah yang dilakukan, hingga berhasil meraih WTP, kemudian lakukan cek dan ricek setiap tugas diberikan.

“Sebab, terkadang bawahan ketika ditanya siap, padahal belum dikerjakan,” pungkasnya

“Inilah yang terbaik, bisa  berikan dibawah kepemimpinan saya, paling tidak sesuai visi-misi bagaiman Poso yang aman, damai, sejahtera ditopang sumber daya manusi (SDM) handal dan bermartabat,” tegasnya. Meskipun telah meraih WTP, kata dia, tentunya masih ada catatan-catatan yang diberikan untuk perbaikan dalam masa tenggak waktu 60 hari, akan dilakukan perbaikan.

Reporter: Djunaedi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here