Home Hukum & Kriminal

1.500 Napi Sulteng Dapat Remisi Lebaran

201
ILUSTRASI - Remisi. (Foto: Ist)

  • Delapan Orang Diantaranya Bebas Murni

Palu, Metrosulawesi.id – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulteng mengusulkan sekitar 1.500 lebih Narapidana (Napi) di daerah ini mendapat remisi dalam rangka lebaran Hari Raya Idul Fitri 1440 H/2019.

“Pengusulannya sudah kami kirim ke kementerian melalui online,” ungkap Kasubdit Pembinaan Teknologi dan Kerjasama Kemenkumham Sulteng Ustadi di Palu, Selasa, 28 Mei 2019.

Dia mengatakan SK penetapan remisi tersebut akan dikeluarkan pihak kementerian dalam waktu dekat ini. SK penetapan itu akan dipublikasikan tiga sebelum penyerahan kepada para Napi.

“Penyerahannya nanti saat hari raya melalui Lapas atau Rutan masing-masing para warga binaan,” ucapnya.

Pemberian remisi merupakan sesuatu hal yang sangat dinantikan para Napi khususnya bagi yang mendapat bebas murni. Adapun untuk 1.500 orang yang diusulkan mendapat remisi lebaran, Ustadi menuturkan delapan orang diantaranya akan langsung bebas murni.

“Kita usulkan delapan orang bebas murni karena telah memenuhi persyaratan yang ditentukan,” tutur Ustadi.

Pengusulan Napi yang akan menerima remisi sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan, PP Nomor 32 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan, yang telah diubah menjadi PP Nomor 99 Tahun 2012 dan Keppres Nomor 174 Tahun 1999 tentang Remisi.

Syarat mutlak pemberian remisi kepada Napi yaitu telah menjalani masa hukuman minimal 6 bulan dan tentunya harus berkelakuan baik. Tapi meski berkelakuan baik apabila belum menjalani hukuman selama 6 bulan, tentu tidak bisa menerima remisi.

Seperti diketahui, dengan pemberian remisi kepada Napi, negara mampu menghemat anggaran hingga puluhan miliar rupiah, seperti saat pemberian Remisi Khusus (RK) Idul Fitri 1439 H pada Juni 2018 lalu.

Secara nasional remisi menghemat anggaran biaya makan Napi lebih dari Rp32 miliar dengan rincian yakni biaya makan per orang per hari sebesar Rp14.700 dikalikan 2.205.300 hari tinggal.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas