Home Sulteng

Balitbangda Diminta Teliti Produktivitas Kakao

210
ILUSTRASI - Petani Kakao. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Sekretaris Daerah Mohamad Hidayat Lamakarate meminta Badan Penelitian, Pengembangan dan Inovasi Daerah (Balitbangda) Provinsi Sulteng meneliti produktivitas kakao di daerahnya.

Itu karena Sulteng yang dikenal luas sebagai daerah penghasil kakao terbesar namun realitanya komoditi itu belum signifikan memberi efek kesejahteraan bahkan belakangan terus menurun produktivitasnya.

“Perlu diteliti supaya potensi Sulteng ini tidak cuma jadi cerita,” ujar Hidayat saat membuka bimbingan teknis pengisian Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) di Palu, Senin, 27 Mei 2019.

IDSD merupakan potret kondisi dan kemampuan daerah dalam mengoptimalkan semua potensi yang ada lewat peningkatan produktivitas dan nilai tambah demi kesejahteraan berkelanjutan.

Mohamad Hidayat. (Foto: Ist)

Gubernur lewat Hidayat menaruh harapan ke peserta dari kabupaten/kota akan dapat menghasilkan sebuah kajian tentang potensi apa yang bisa dikembangkan untuk mensejahterakan masyarakat.

“Teliti apa yang jadi potensi (kab/kota) masing-masing,” pesannya.

Sebagai contoh, Kabupaten Poso punya warisan prasejarah megalitikum yang menarik untuk diteliti secara mendalam.

“Kapan itu dibuat dan kenapa (dibuat) sampai sekarang kita belum tahu, ini bisa jadi bahan menarik untuk dikaji dan bisa masuk 7 keajaiban dunia,” ucap Hidayat.

Bimtek sehari tersebut diikuti para pejabat struktural pada balitbang provinsi dan kabupaten/kota se Sulteng dengan narasumber dari Direktorat Jendral Penguatan Inovasi Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi RI. (mic/*)

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas