Home Parigi Moutong

Ahli Waris 15 Korban Gempa Terima Santunan

242
Wakil Bupati Parimo Badrun Nggai memberikan buku tabungan kepada ahli waris korban gempa di Parimo, Senin 27 Mei 2019. (Foto: Zoel Fahry/ Metrosulawesi)

Parimo, Metrosulawesi.id – Wakil Bupati (Wabup), Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Badrun Nggai menyerahkan santunan duka kepada ahli waris korban bencana gempa, tsunami dan likuefaksi di Kabupaten Parimo. Sebanyak 15 warga yang menerima santunan duka tersebut merupakan suami, istri dan anak korban sebagai ahli waris untuk menerima santunan duka itu.

“Alhamdulillah sebanyak 15 orang korban gempa, tsunami dan likuefaksi Kabupaten Parimo sudah menerima langsung bantuan dana santunan duka, insya allah hari ini paling lambat besok Selasa 28 Mei mereka sudah menerima dana tersebut, karena hari ini 15 orang itu sudah melakukan tanda tangan dan sudah mengambil buku tabungannya, sehingga hari ini atau besok paling lambat mereka sudah bisa menerima dana santunan duka itu,” ungkap Badrun Nggai selaku Wakil Bupati Parimo, kepada sejumlah wartawan usai memberikan buku tabungan, Senin 27 Mei 2019 di ruang kerjanya.

Menurut Badrun, bahwa untuk besaran dana yang mereka terima itu bervariasi, sesuai dengan data yang masuk di Dinas Sosial Parimo.

“Karena korban yang meninggal ini, yakni ada anaknya meninggal, istrinya meninggal, suami, dan ada pula anak dan istrinya. Sehingga saya merasa bersyukur hari ini tepatnya di bulan Ramadhan, 15 korban atau ahli waris itu sudah menerima dana santunan duka,” ujar Badrun.

Dia mengatakan, pihaknya juga berterima kasih pada pemerintah pusat yang sudah menerima usulan kami dalam hal korban bencana di Sulteng khususnya di Parimo, akhirnya sudah membuahkan hasil.

“Kami sebagai pemerintah daerah sangat berterima kasih pada pemerintah pusat yang sudah menerima usulan kami tentang bantuan santunan duka pada korban gempa di Parimo, dan alhamdulillah hari ini sudah diterima langsung oleh ahli waris korban,” kata Badrun.

Ia menambahkan, bahwa korban yang menerima santunan duka tersebut yakni korban yang meninggal terkena tsunami di Palu, dan korban yang meninggal tertimpa reruntuhan rumah pada saat gempa.

“Sehingga saya selaku wakil bupati merasa bersyukur, alhamdulillah apa yang mereka tunggu akhirnya sudah mereka terima, jadi sudah tidak ada lagi beban kami pemerintah soal dana santunan, karena sudah cair hari ini. Kami kurang menunggu bantuan untuk Korban gempa yang rumahnya rusak Berat,” tuturnya.

Dalam pemberian buku tabungan dana santunan duka tersebut turut hadir Kadis Sosial Parimo, Elvis Tombolotutu, dan Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Ariesto. Serta 15 orang ahli waris korban meninggal menerima dana santunan duka itu.

Reporter: Zoel Fahry
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas