Home Sulteng

Pemkab Donggala Akan Rumahkan Ribuan Honorer

185
Abdulah Lahinta - Rustam Efendi. (Foto: Tamsyir Ramli/ Ist)

Donggala, Metrosulawesi.id – Hampir dipastikan nasib ribuan tenaga honor Donggala sudah berada di ujung tanduk. Dalam waktu dekat ini Pemkab Donggala akan merumuskan regulasi pemberhentian tenaga honorer yang telah mengabdi di Pemda.

“Insha Allah selesai lebaran Idul Fitri proses pemberhentian tenaga honorer akan kita mulakan,” kata Kepala BKPSDM Abdulah Lahinta kepada Metrosulawesi, di kantor Bupati Donggala, Selasa 21 Mei 2019.

“Saat sekarang masih tahapan perumusan regulasi atau aturan semacam perbup lah, yang nanti akan digunakan pemerintah merumahkan tenaga honorer,” sebutnya.

Lahinta kembali menjelaskan tenaga honoer yang tersebar disejumlah OPD mencapai 5.000-an. Ia mempersilakan setiap OPD mengevaluasi tenaga honorernya yang sudah dianggap tidak mampu bekerja dengan baik, utamanya disiplin kerja. Pihaknya katanya, tidak mungkin dapat memberikan penilaian, mana yang bisa dan mana tidak layak.

“OPD harus segera merampungkan jumlah tenaga honorernya. Kemudian silakan evaluasi, kategori honorer yang bisa dipertahankan itu. Misalnya, tenaga sopir, operator, cleaning service dan penjaga kantor, karena harus dipahami juga tenaga honorer ini bentuk pengganjiannya berbeda-beda ada yang menerima dari APBD, ada ADD, ada dari Kementerian Kesehatan serta pengganjian lewat dana BOS,” pungkasnya.

Kepala Bappeda Donggala, Rustam Efendi, meminta kepada kepala BKPSDM untuk memperhatikan tenaga guru yang menjadi honorer, khusunya honorer guru di daerah terpencil. Bahkan kata mantan kadis dikjar ini, bila perlu tenaga guru honor daerah terpencil ditambah jangan dihilangkan.

“Saya tidak sependapat kalau tenaga honorer guru terpencil diberhentikan, karena mereka ini sudah terbukti dedikasinya untuk pendidikan di donggala bila perlu tenaga honore guru daerah terpencil ditambah,” pesannya.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas